3. Kandungan Air dalam Bensin
Kandungan air dalam bensin merupakan masalah umum yang seringkali diabaikan. Jika bensin yang diisi ke tangki mengandung air meskipun dalam jumlah yang sedikit air tersebut akan terpisah dari bensin dan turun ke bagian bawah tangki. Air yang menempel pada dinding tangki akan menjadi sumber utama timbulnya karat pada tangki motor.
4. Tangki Motor yang Sudah Tua atau Tergores
Tangki bensin motor yang sudah lama atau sering tergores juga lebih rentan terhadap karat. Saat lapisan pelindung tangki seperti cat atau pelapis lainnya terkelupas ataupun tergores permukaan logam akan terekspos langsung pada udara dan kelembapan. Hal ini memungkinkan oksidasi dan pembentukan karat terjadi lebih cepat.
BACA JUGA:Rekomendasi dan Keuntungannya Motor Matic dengan CC Besar yang Cocok untuk Perjalanan Jauh
BACA JUGA:Inilah Keunggulan Motor Matic dengan Tangki Bensin Lebih Besar
5. Kurangnya Perawatan dan Pembersihan Rutin
Kurangnya perawatan dan pembersihan rutin pada tangki bensin motor juga bisa mempercepat proses karat. Sisa bensin yang mengendap di dalam tangki dapat mengandung kotoran dan air yang lama-kelamaan akan menimbulkan korosi.
6. Faktor Lingkungan yang Ekstrem
Faktor lingkungan juga turut berperan dalam proses karatan tangki bensin motor. Motor yang digunakan di daerah dengan cuaca ekstrem seperti di daerah pesisir yang memiliki kadar garam tinggi di udara dapat mengalami karat lebih cepat. Udara yang mengandung garam bisa mempercepat proses korosi pada logam.
Oleh sebab itu pemilik motor di daerah seperti ini perlu lebih sering memeriksa kondisi tangki bensin dan melakukan perawatan tambahan.
BACA JUGA:Wajib Tahu! Tips Melindungi Motor dari Dampak Negatif Air Hujan
BACA JUGA:Kesalahan Perawatan Motor yang Sering Dilakukan di Musim Hujan
7. Tingginya Volume Bahan Bakar yang Disimpan dalam Tangki