CURUPEKSPRESS.COM - Menyambut Tahun Baru, banyak orang mulai menyusun resolusi demi hidup yang lebih sehat. Salah satu target yang paling sering muncul adalah menurunkan berat badan. Selain dengan memperbaiki pola makan, olahraga menjadi bagian penting yang tidak bisa dilewatkan, terutama bagi kamu yang ingin memulai tahun 2026 dengan tubuh lebih bugar dan ideal. Kabar baiknya, untuk mulai berolahraga kamu tidak selalu harus pergi ke gym. Ada banyak jenis latihan sederhana yang bisa dilakukan di rumah, salah satunya adalah plank.
Plank merupakan salah satu gerakan olahraga yang cukup populer karena terlihat sederhana, tetapi memberikan manfaat besar bagi tubuh. Mengutip Pure Gym, plank termasuk latihan isometrik, yaitu jenis latihan yang mengandalkan kontraksi otot tanpa banyak pergerakan. Meski terlihat diam, plank mampu melatih hampir seluruh otot inti tubuh, termasuk otot perut. Tak hanya itu, otot punggung, bahu, pinggul, lengan, hingga kaki juga ikut bekerja saat melakukan gerakan ini. Inilah alasan mengapa plank sering disebut sebagai latihan "lengkap" meskipun tanpa alat.
Menariknya, banyak orang sering melakukan plank dalam sesi olahraga tanpa menyadari nama gerakan tersebut. Secara sekilas plank memang terlihat mirip dengan push up. Namun perbedaannya terletak pada posisi tubuh yang ditahan dalam keadaan statis, dengan lengan dan ujung kaki menopang berat badan agar punggung tetap lurus dan tulang belakang berada pada posisi netral.
BACA JUGA:Mengenal Blue Matcha, Minuman Kekinian Bebas Kafein yang Menenangkan
BACA JUGA: Jerawat Dahi Membandel Bisa Berasal dari Sampo, Ini Fakta yang Jarang Diketahui
Untuk melakukan plank dengan benar, mulailah dengan posisi telungkup di lantai. Letakkan lengan bawah di lantai dengan siku tepat di bawah bahu, sementara ujung jari kaki menjadi tumpuan di bagian bawah tubuh. Dorong tubuh ke atas secara perlahan hingga membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit. Pastikan perut dikencangkan dan punggung tidak melengkung. Tahan posisi ini selama beberapa detik, lalu turunkan tubuh kembali ke posisi awal. Bagi pemula, plank bisa dimulai dari durasi 10 detik, kemudian ditingkatkan secara bertahap menjadi 30, 45, 60 detik, hingga 2 menit sesuai kemampuan.
Salah satu manfaat plank yang paling dikenal adalah kemampuannya dalam memperbaiki postur tubuh. Latihan ini membantu menguatkan otot inti seperti perut, punggung bawah, bokong, panggul, dan diafragma. Otot-otot inti yang kuat akan membuat tubuh lebih stabil, mengurangi risiko nyeri punggung, serta membantu posisi tubuh tetap tegak saat beraktivitas sehari-hari.
Selain itu, plank juga berkontribusi dalam proses penurunan berat badan. Mengutip Healthline, plank dapat membakar sekitar 2 hingga 5 kalori per menit. Jumlah kalori yang terbakar bergantung pada beberapa faktor, seperti berat badan, metabolisme, serta komposisi otot dan lemak dalam tubuh. Sebagai contoh, seseorang dengan berat badan sekitar 50 kilogram dapat membakar sekitar 2 kalori per menit saat plank, sementara orang dengan berat badan 68 kilogram bisa membakar sekitar 3 hingga 4 kalori per menit. Semakin lama dan sering plank dilakukan, total kalori yang terbakar tentu akan meningkat.
BACA JUGA: Daftar Makanan yang Harus Dibatasi Saat Diet agar Lemak Perut Cepat Hilang
BACA JUGA:Tak Selalu Aman, Ini Efek Samping Nanas bagi Kesehatan
Namun, karena pembakaran kalori dari plank tergolong tidak terlalu besar, latihan ini sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya metode untuk menurunkan berat badan. Agar hasilnya lebih optimal, plank bisa dikombinasikan dengan latihan lain seperti kardio, misalnya jogging, skipping, atau bersepeda, yang mampu membakar kalori lebih banyak.
Selain full plank yang paling umum dilakukan, terdapat berbagai variasi plank yang dapat meningkatkan efektivitas latihan. Forearm plank, misalnya, menekankan kekuatan lengan bawah dan inti tubuh dengan posisi siku tepat di bawah bahu. Reverse plank menargetkan otot inti, dada, paha, dan bokong dengan posisi tubuh menghadap ke atas. Sementara itu, side plank tidak hanya membantu pembakaran kalori, tetapi juga melatih keseimbangan serta memperbaiki postur tubuh secara keseluruhan.
Kesimpulannya, plank memang dapat membantu menurunkan berat badan, meskipun prosesnya tidak instan karena jumlah kalori yang terbakar relatif sedikit. Meski begitu, plank tetap menjadi latihan yang sangat layak untuk dilakukan secara rutin. Selain mudah, tidak memerlukan alat, dan bisa dilakukan di rumah, plank juga memberikan banyak manfaat lain seperti memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot inti, serta membentuk tubuh agar terlihat lebih proporsional. Dengan mengombinasikan plank dan latihan lainnya secara konsisten, resolusi hidup sehat di tahun baru pun bukan lagi sekadar wacana.