BACA JUGA:Menuju Tata Kelola Tanah Modern, ATR/BPN Resmi Kick Off RUU Administrasi Pertanahan
Sementara itu, pada kelompok lanjut usia, penurunan sistem imun merupakan proses alami seiring bertambahnya usia. Kondisi ini sering kali diperparah dengan adanya penyakit penyerta yang meningkatkan risiko komplikasi akibat infeksi influenza.
Melihat potensi dampak serius tersebut, langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting. Masyarakat diimbau untuk mengurangi risiko penularan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Penggunaan masker, terutama saat sedang sakit, menghindari kerumunan, serta memilih untuk beristirahat di rumah apabila mengalami gejala flu merupakan langkah sederhana namun efektif.
Selain itu, menjaga asupan nutrisi dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur juga berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
Vaksinasi influenza turut direkomendasikan sebagai upaya pencegahan tambahan. Meskipun varian influenza A H3N2 subclade K tergolong strain baru, vaksin influenza dinilai tetap bermanfaat untuk mencegah infeksi berkembang menjadi kondisi yang lebih berat apabila seseorang tertular.
Kasus dugaan super flu di RSHS Bandung menunjukkan bahwa infeksi influenza tidak dapat dianggap sepele, terutama bagi individu dengan penyakit penyerta, anak-anak, dan lansia. Oleh karena itu, kewaspadaan, pencegahan, serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi menjadi kunci penting dalam menekan dampak serius dari infeksi influenza.