Meski demikian, telur merupakan salah satu alergen makanan yang cukup sering ditemui. Reaksi alergi terhadap telur dapat memicu pelepasan histamin, yang kemudian meningkatkan sekresi hidung, lendir yang mengalir ke tenggorokan, serta iritasi, sehingga berpotensi memperparah batuk.
BACA JUGA: Yamaha Buka 2026 dengan Penyegaran Lexi LX 155, Apa Saja yang Baru ?
BACA JUGA: Inilah Cara Mengecas HP yang Dianjurkan agar Baterai Tetap Awet
4. Buah jeruk
Buah jeruk, seperti jeruk manis, jeruk nipis, dan lemon, merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang sangat baik untuk daya tahan tubuh.
Namun, kandungan asam yang tinggi pada buah jeruk dapat mengiritasi tenggorokan yang sedang meradang akibat batuk. Literatur medis dari National Institutes of Health mencatat bahwa makanan dan minuman bersifat asam dapat memperburuk iritasi tenggorokan serta batuk, terutama pada individu yang memiliki kecenderungan refluks asam lambung.
Beberapa makanan sehat di atas sebaiknya dibatasi sementara waktu karena dapat memicu rasa tidak nyaman, meskipun kandungan gizinya tinggi. Pembatasan ini bersifat sementara dan tidak berarti makanan tersebut harus dihindari selamanya. Setelah batuk mereda dan kondisi tubuh membaik, makanan-makanan tersebut dapat kembali dikonsumsi secara normal sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Dengan memahami respons tubuh dan memilih asupan yang tepat, proses pemulihan batuk dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal.