Virus Nipah Kembali Terjadi, Seberapa Berbahaya bagi Manusia ?

Selasa 03-02-2026,08:39 WIB
Reporter : Lola Anggraeni
Editor : Ab Gafur

Hingga kini, belum tersedia obat atau terapi spesifik untuk mengatasi infeksi virus Nipah. Penanganan medis yang dilakukan bersifat suportif, yaitu bertujuan meredakan gejala dan mempertahankan fungsi organ vital. Pada kondisi tertentu, pasien perlu mendapatkan perawatan di unit perawatan intensif (ICU).

BACA JUGA: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Ini Penjelasan Menaker Yassierli

BACA JUGA: Viral di Media Sosial, Ini Alasan Botanical Latte Digemari Gen Z

• Upaya Pencegahan dan Risiko Pandemi

Pencegahan infeksi virus Nipah berfokus pada pengendalian interaksi antara manusia dan hewan pembawa virus. Masyarakat disarankan untuk menghindari konsumsi buah yang berpotensi terkontaminasi, mencuci buah dan tangan secara menyeluruh, serta menjauhkan hewan peliharaan dari area tempat kelelawar berkumpul.

Meski tergolong berbahaya, para ahli menilai potensi virus Nipah menjadi pandemi global relatif rendah. Hal ini disebabkan penularan antarmanusia membutuhkan kontak erat dan tidak menyebar melalui udara, sehingga wabah yang terjadi cenderung bersifat lokal dan terbatas.

Meski risiko menjadi pandemi dinilai rendah, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dalam hal pencegahan, deteksi dini, dan perlindungan tenaga kesehatan. Edukasi masyarakat dan kesiapsiagaan sistem kesehatan menjadi kunci utama untuk mencegah meluasnya dampak virus Nipah di masa mendatang.  

 

Kategori :