Google juga meningkatkan fitur penguncian jarak jauh melalui layanan android.com/lock. Kini, pengguna dapat menambahkan tantangan keamanan tambahan saat mengunci ponsel melalui browser. Fitur ini sangat berguna ketika ponsel hilang atau dicuri, karena pemilik dapat segera mengamankan perangkat tanpa harus menunggu akses fisik ke ponsel tersebut.
Secara keseluruhan, Google menegaskan bahwa pembaruan keamanan ini dirancang untuk membuat ponsel hasil curian menjadi tidak bernilai bagi pelaku kejahatan. Kombinasi autentikasi biometrik untuk perubahan pengaturan, penguncian instan berbasis kecerdasan buatan, serta pengawasan terhadap perilaku mencurigakan mampu menutup celah waktu yang selama ini sering dimanfaatkan dalam aksi pencurian cepat atau snatch-and-run.
BACA JUGA: Lebih Tipis dan Lebih Kencang, Ini Bocoran Lengkap Samsung Galaxy A57
BACA JUGA: Harga BYD M6 Bekas Masih Tinggi, MPV Listrik Keluarga Ini Tetap Diburu
Di beberapa negara, seperti Brasil, fitur-fitur keamanan ini bahkan sudah diaktifkan secara otomatis sejak perangkat pertama kali digunakan. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu peluncurannya bagi pengguna ponsel Android di Indonesia. Google diperkirakan akan merilis pembaruan ini secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan sistem dan kebijakan regional.
Dengan fitur-fitur berlapis yang lebih cerdas dan adaptif, pengguna memperoleh perlindungan yang lebih kuat terhadap data pribadi dan aset digital mereka. Meski belum seluruhnya tersedia di Indonesia, pembaruan ini memberikan harapan baru akan ekosistem Android yang lebih aman dan andal di masa mendatang.