Menu Disesuaikan, Program MBG di Rejang Lebong Tetap Jalan Selama Puasa

Rabu 25-02-2026,13:00 WIB
Reporter : M Razik
Editor : Ab Gafur

 

CURUPEKSPRESS.COM - Selama bulan suci Ramadhan ini, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rejang Lebong tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja, terdapat penyesuaian pada jenis menu yang dibagikan kepada penerima manfaat.

Koordinator SPPG Kabupaten Rejang Lebong, Anastasia Intan Prameswari, S.K.Pm memastikan bahwa program MBG tidak dihentikan selama Ramadhan. Namun, pola penyajian makanan diubah dari menu basah dalam ompreng menjadi makanan kering yang lebih praktis.

“Program MBG tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja menunya tidak lagi menggunakan ompreng, tetapi diganti dengan menu keringan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran,” ujar Anastasia.

BACA JUGA: Rahasia Aman Cicipi Masakan Saat Puasa Tanpa Membatalkan Ibadah

BACA JUGA: Tempat Tidur Berantakan Bukan Tanda Malas, Ini 5 Kepribadian Positif di Baliknya

Ia menjelaskan, perubahan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian selama bulan puasa, sehingga makanan yang diberikan lebih fleksibel untuk dikonsumsi saat berbuka.

Dari sisi anggaran, Anastasia merinci bahwa pembagian porsi tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk kategori porsi kecil, yakni PAUD hingga kelas 3 SD, anggaran sebesar Rp8.000 per porsi. Sedangkan porsi besar untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA, serta ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita, dialokasikan sebesar Rp10.000 per porsi.

“Untuk porsi kecil PAUD sampai kelas 3 SD itu Rp8.000. Sedangkan porsi besar kelas 4 SD sampai SMA serta bumil, busui, dan balita Rp10.000,” jelasnya.

Ia menegaskan, distribusi MBG tetap dilakukan setiap hari seperti biasanya tanpa ada pengurangan frekuensi.

“Program MBG tetap berjalan seperti biasanya dan diantarkan setiap hari. Iya, setiap hari,” tegasnya.

BACA JUGA: Puasa Tetap Nyaman Tanpa Sembelit, 5 Kebiasaan Sehat Ini Wajib Dicoba

BACA JUGA: Kopi Tanpa Kafein, Benarkah Lebih Sehat? Fakta Lengkap tentang Kopi Decaf

Selain itu, pihak SPPG juga tetap menggandeng pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan dan menu makanan. Langkah ini dinilai tidak hanya mendukung kelancaran program, tetapi juga membantu perputaran ekonomi masyarakat setempat selama Ramadhan.

“Kami juga menggunakan UMKM lokal untuk supply di SPPG. Jadi bisa langsung ditanyakan terkait menu yang disajikan dengan kesesuaian anggarannya,” tambah Anastasia.

Kategori :