Berani Coba Inversion Yoga ? Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan
Inversion yoga-ilustrasi/net-
BACAKORANCURUP.COM - Inversion yoga merupakan salah satu teknik dalam latihan yoga yang dilakukan dengan memposisikan sebagian atau seluruh tubuh dalam keadaan terbalik, di mana kepala berada lebih rendah dibandingkan jantung. Beberapa pose inversion yang paling dikenal antara lain headstand (berdiri dengan kepala) dan shoulder stand (bertumpu pada bahu). Karena melibatkan posisi tubuh yang tidak biasa dan menantang, Inversion yoga perlu dilakukan dengan kehati-hatian, teknik yang tepat, serta kesiapan fisik yang memadai, terutama bagi pemula.
Latihan inversion yoga sering dikaitkan dengan berbagai manfaat, mulai dari peningkatan kekuatan otot, fleksibilitas tubuh, hingga ketenangan mental. Namun, masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami perbedaan antara pose inversion dan pose yoga lainnya. Kurangnya pemahaman ini dapat meningkatkan risiko cedera, terutama jika latihan dilakukan tanpa bimbingan atau persiapan yang cukup. Oleh karena itu, penting untuk mengenal teknik dasar, manfaat, serta potensi risikonya sebelum mencoba inversion yoga, baik saat berlatih secara mandiri di rumah maupun mengikuti kelas yoga.
BACA JUGA:Mengenal Blue Matcha, Minuman Kekinian Bebas Kafein yang Menenangkan
BACA JUGA: Super Flu dan Ancaman Nyata bagi Pasien Berkomorbid, Ini Penjelasan Dokter
Melansir dari alodokter.com, berikut ini adalah beberapa manfaat inversion yoga yang dipercaya baik bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
1. Meningkatkan sirkulasi darah
Saat tubuh berada dalam posisi terbalik, gaya gravitasi membantu aliran darah bergerak dari bagian bawah tubuh menuju jantung dan kemudian ke otak. Kondisi ini diyakini dapat meningkatkan suplai oksigen ke otak, mendukung fungsi kognitif, serta membantu mempercepat pemulihan otot setelah berolahraga. Selain itu, aliran darah yang lebih lancar juga dipercaya dapat membantu menyeimbangkan tekanan darah. Meski demikian, manfaat ini hanya dapat dirasakan secara optimal jika inversion yoga dilakukan dengan teknik yang benar dan durasi yang sesuai.
2. Membantu meredakan stres dan meningkatkan relaksasi
Inversion yoga dapat menstimulasi sistem saraf parasimpatik, yaitu sistem saraf yang berperan dalam menenangkan tubuh dan pikiran. Ketika dikombinasikan dengan teknik pernapasan dalam yang khas pada yoga, pose inversion mampu memberikan efek relaksasi yang lebih mendalam. Latihan ini membantu mengurangi ketegangan otot, menenangkan pikiran, serta menurunkan tingkat stres dan kecemasan yang sering muncul akibat rutinitas sehari-hari.
3. Menguatkan otot inti dan punggung
Pose inversion seperti headstand dan shoulder stand mengharuskan otot inti bekerja secara maksimal untuk menjaga keseimbangan dan menopang berat tubuh. Otot-otot yang terlibat meliputi otot perut, punggung, pinggul, bahu, hingga lengan. Jika dilakukan secara rutin dan dengan teknik yang tepat, inversion yoga dapat membantu memperkuat otot inti, memperbaiki postur tubuh, serta meningkatkan stabilitas tulang belakang. Otot yang kuat juga berperan penting dalam mencegah cedera saat melakukan aktivitas fisik sehari-hari.
BACA JUGA: Butterfly Stretch dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Otot Panggul
BACA JUGA:Tak Selalu Aman, Ini Efek Samping Nanas bagi Kesehatan
4. Meningkatkan fleksibilitas dan kesadaran postur tubuh
Sumber: