Bupati: Jangan Buang Sampah ke Sungai

 Bupati: Jangan Buang Sampah ke Sungai

Muhammad Fikri-DOK/CE-

CURUPEKSPRESS.COM - Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri, SE, M.AP mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai dan saluran drainase. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati menyusul meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir di sejumlah wilayah. Bupati Fikri menegaskan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran sungai dan drainase.

“Saya minta masyarakat benar-benar sadar. Jangan lagi membuang sampah ke sungai atau selokan. Kalau aliran air tersumbat, saat hujan deras turun, banjir sangat mudah terjadi,” kata Fikri.

Menurutnya, pemerintah daerah sebenarnya telah menyediakan fasilitas penampungan sampah di berbagai titik. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga secara rutin melakukan pengangkutan sampah sesuai jadwal.

“Bak sampah sudah disediakan dan petugas DLH rutin mengangkut. Jadi tidak ada alasan lagi untuk membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

BACA JUGA:Desa di Rejang Lebong Prioritaskan Dana Desa Tahap I untuk Penanganan Stunting

BACA JUGA:PWI dan Kemenhan Gelar Retret, Tujuannya Ini

Fikri menekankan bahwa penanganan persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah banjir, khususnya di musim hujan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kalau masyarakat tidak ikut menjaga kebersihan, upaya pemerintah akan sia-sia,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak dari sampah yang menumpuk di sungai tidak hanya banjir, tetapi juga dapat menimbulkan masalah kesehatan dan kerusakan lingkungan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Inilah Jenis Pohon yang Tidak Disarankan Ditanam Dekat Rumah, Termasuk Rambutan

BACA JUGA:Jangan Asal Masak ! Ini Alasan Bubur Sumsum Sering Bau Tepung

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap melalui imbauan ini, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Kalau sungai bersih, lingkungan sehat, masyarakat juga yang merasakan manfaatnya,” pungkas Fikri. 

Sumber: