Sering Bersih-Bersih tapi Rumah Tetap Bau ? Ini Jawaban Lengkapnya
Sampah-ist-
CURUPEKSPRESS.COM - Rumah yang terlihat bersih, rapi, dan tertata belum tentu benar-benar bebas dari bau tak sedap. Banyak orang mengira selama lantai mengilap dan barang tersusun rapi, rumah sudah pasti nyaman. Padahal, tanpa disadari, aroma tidak enak sering kali muncul dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Bau ini biasanya datang perlahan, hampir tak terasa di awal, lalu semakin lama semakin mengganggu.
Sayangnya, banyak penghuni rumah hanya fokus pada kebersihan yang tampak, sementara sumber bau tersembunyi justru terabaikan. Padahal, penyebabnya sering kali sederhana dan sangat dekat dengan rutinitas harian. Berikut beberapa kebiasaan yang tanpa sadar bisa membuat rumah berbau kurang sedap.
1. Ventilasi rumah yang kurang optimal
Udara di dalam rumah membutuhkan sirkulasi yang baik agar tidak terjebak terlalu lama. Ketika jendela jarang dibuka, aroma dari masakan, kelembapan, asap, hingga aktivitas sehari-hari akan menumpuk di dalam ruangan. Area seperti dapur, kamar mandi, dan kamar tidur menjadi tempat yang paling sering terdampak. Lama-kelamaan, udara terasa pengap dan memunculkan bau apek yang sulit hilang. Membuka jendela secara rutin atau memastikan aliran udara berjalan dengan baik dapat membantu menjaga kesegaran rumah.
BACA JUGA: Harga BYD M6 Bekas Masih Tinggi, MPV Listrik Keluarga Ini Tetap Diburu
BACA JUGA: MacBook Pro 14 Inci M5 Rilis di Indonesia, Apa Saja Peningkatannya ?
2. Mengabaikan rutinitas bersih-bersih harian
Membersihkan rumah hanya saat terlihat kotor sering kali tidak cukup. Debu halus, keringat, dan partikel kecil lainnya dapat menumpuk di sudut-sudut tersembunyi seperti kolong sofa, gorden, atau karpet. Meski tidak langsung terlihat, kotoran ini perlahan bisa menimbulkan aroma tidak sedap. Rutinitas bersih-bersih ringan, seperti menyapu, mengepel, dan mengelap permukaan secara teratur, sangat berpengaruh dalam menjaga aroma rumah tetap segar.
3. Tidak rutin membuang sampah
Sampah dapur merupakan salah satu sumber bau paling umum di rumah. Sisa makanan yang dibiarkan terlalu lama akan membusuk dan memicu pertumbuhan bakteri dengan cepat. Kondisi ini semakin parah jika tempat sampah sering dibiarkan terbuka atau sudah penuh. Bau yang berasal dari dapur bisa menyebar ke ruangan lain tanpa disadari. Membuang sampah secara rutin dan menjaga kebersihan tempat sampah adalah langkah sederhana namun sangat efektif.
4. Jarang membersihkan kulkas
Kulkas sering dianggap aman dari bau karena suhunya dingin. Padahal, makanan kedaluwarsa atau sisa makanan yang terlupakan di dalam kulkas dapat membusuk dan menghasilkan bau menyengat. Aroma ini bahkan bisa menempel pada makanan lain yang masih layak konsumsi. Membersihkan kulkas secara berkala, mengecek tanggal kedaluwarsa, dan menyimpan makanan dengan wadah tertutup dapat mencegah masalah ini.
5. Kurang memperhatikan kebersihan hewan peliharaan
Bagi pemilik hewan peliharaan, kebersihan hewan menjadi faktor penting dalam menjaga aroma rumah. Hewan peliharaan memiliki aroma khas dari bulu dan kulitnya. Jika jarang dimandikan, bau ini bisa menempel pada sofa, karpet, dan lantai. Bulu rontok serta ketombe hewan juga dapat menumpuk dan menimbulkan bau apek. Akibatnya, rumah tetap terasa kurang segar meski sudah dibersihkan.
Sumber: