Mata Panda Saat Ramadan? Ini Penyebab dan Solusi Ampuhnya
Mata Panda Saat Ramadan? Ini Penyebab dan Solusi Ampuhnya--
Mentimun dikenal memiliki kandungan air tinggi dan efek menenangkan bagi kulit. Irisan mentimun yang telah didinginkan dapat ditempelkan pada area mata selama kurang lebih sepuluh menit. Sensasi sejuknya membantu mengurangi bengkak, sementara kandungan airnya menjaga kelembapan kulit. Perawatan ini dapat dilakukan setelah sahur atau menjelang berbuka sebagai bentuk relaksasi ringan.
5. Memilih Produk Perawatan Mata dengan Kandungan Tepat
Area mata memerlukan produk khusus karena sifat kulitnya yang tipis dan sensitif. Pilih krim mata yang mengandung kafein untuk membantu mengurangi pembengkakan, vitamin C untuk membantu mencerahkan, retinol untuk mendukung regenerasi sel, serta asam hialuronat (hyaluronic acid) guna menjaga kelembapan. Gunakan dalam jumlah kecil dan aplikasikan dengan lembut agar tidak menimbulkan iritasi.
6. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari berlebihan dapat memicu hiperpigmentasi, termasuk di area bawah mata. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya setiap pagi sangat dianjurkan, bahkan ketika beraktivitas di dalam ruangan yang tetap terpapar cahaya. Pilih produk yang ringan dan aman untuk kulit sensitif agar perlindungan tetap maksimal selama berpuasa.
BACA JUGA:Makanan Ini Perlu Dihindari Selama Puasa, Apa Saja?
BACA JUGA:Aneka Jus Ini Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah
7. Mencukupi Asupan Cairan Tubuh
Dehidrasi membuat kulit tampak kusam dan kurang kenyal. Selama Ramadan, kebutuhan cairan dapat dipenuhi dengan pola minum teratur antara waktu berbuka hingga sahur. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat lebih segar sehingga bayangan gelap di bawah mata tidak terlalu mencolok.
Apabila berbagai langkah tersebut belum memberikan hasil yang memadai, konsultasi dengan dokter kulit dapat menjadi pilihan. Penanganan medis seperti penggunaan krim dengan bahan aktif tertentu, chemical peel ringan, atau terapi laser biasanya disesuaikan dengan kondisi dan penyebab yang mendasari.
Dengan menjaga kualitas tidur, memenuhi kebutuhan cairan, melindungi kulit dari paparan matahari, serta menggunakan perawatan yang tepat, tampilan segar tetap dapat dipertahankan selama menjalani ibadah puasa. Konsistensi dalam perawatan menjadi kunci utama untuk memperoleh hasil yang optimal.
Sumber: