Tak Ada Potongan Dalam Pencairan Bansos

Tak Ada Potongan Dalam Pencairan Bansos

Gusti Maria--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rejang Lebong menjamin, tidak ada potongan atau pungutan biaya apapun dalam pencairan bantuan sosial (Bansos) yang kini berlangsung di Kantor POS.

Dikatakan Kepala Dinsos Kabupaten Rejang Lebong, Hj Gusti Maria SH MM, memastikan kepada seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) bahwa selama proses pencairan tidak ada ancaman atau tekanan kepada KPM oleh pihak tertentu manapun.

"Selama pencairan bansos berlangsung, kami jamin tidak ada potongan atau pungutan apapun," ucapnya.

Gusti mengatakan, apabila KPM masih menemukan hal demikian maka diminta untuk segera melapor kepada pihaknya ataupun pihak penyalur bansos yang dalam hal ini Kantor POS.

"Jadi bisa langsung ditindak kalau memang masih ada kecurangan," katanya.

BACA JUGA:Oknum Camat VCS, Langgar Kode Etik ASN

BACA JUGA:Warga Blokir Menara Telekomunikasi, Diduga Terkait Kompensasi

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh KPM di Kabupaten Rejang Lebong. Baik yang menerima bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT-BBM), bantuan pangan non tunai (BPNT) maupun program keluarga harapan (PKH) agar jangan menolak ketika ada oknum yang mengarahkan belanja ke tempat tertentu.

Masih dikatakan Gusti, untuk BLT BBM menerima bantuan sebesar Rp 150 ribu/bulan yang disalurkan selama dua bulan yakni November dan Desember, sehingga totalnya Rp 300 ribu.

Kemudian untuk BPNT sembako sebesar Rp 200 ribu/bulan yang disalurkan untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember. Sehingga total bantuan yang diterima KPM sebesar Rp 600 ribu.

Selain itu untuk bansos PKH besaran masing-masing KPM berbeda sesuai dengan kriteria.

"Perlu diketahui untuk BLT-BBM yang menerima ini khusus menyasar lansia, disabilitas dan tukang ojek yang memang belum pernah tersentuh bantuan," paparnya.

BACA JUGA:Roadshow Lomba Mewarnai CE, Sambangi SD 77 Rejang Lebong

BACA JUGA:22 Randis Bayar Pajak ke Samsat

Dilanjutkan Gusti, untuk jumlah KPM yang menerima bansos di tahap pertama ini ada sebanyak 19.050 KPM.

"Di tahap pertama ini 19.050 KPM yang cair," imbuhnya. 

Sumber: