Bupati Rejang Lebong Saat Berkunjung Ke Kemenristek Dikti RI Bahas SMA Unggul Garuda
Bupati Rejang Lebong Saat Berkunjung Ke Kemenristek Dikti RI Bahas SMA Unggul Garuda-Ist-
CURUPEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong memastikan bahwa putra-putri daerah mendapatkan prioritas dalam penerimaan siswa di SMA Unggul Garuda. Pemerintah pusat telah menetapkan alokasi kuota sebesar 20 persen bagi pelajar asal Rejang Lebong untuk mengenyam pendidikan di sekolah unggulan tersebut.
Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri, SE, M.AP, menyampaikan bahwa kebijakan kuota lokal ini merupakan hasil komunikasi intensif antara pemerintah daerah dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
“Kuota untuk anak-anak Rejang Lebong sudah dipastikan sebesar 20 persen. Bahkan bisa lebih, selama mereka memenuhi kriteria dan lulus seleksi,” ujarnya.
BACA JUGA: Akhir Penantian Panjang, Kepala Bappeda Rejang Lebong Akhirnya Dilantik Definitif,
BACA JUGA: Tak Sekadar Kunci Layar, Ini Terobosan Keamanan Android Terbaru dari Google
Ia menegaskan, keberadaan SMA Unggul Garuda di Rejang Lebong tidak boleh membuat siswa lokal justru tersisih. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia sejak dini agar mampu bersaing secara sehat.
“Kami tidak ingin anak-anak Rejang Lebong hanya jadi penonton di daerah sendiri. Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk ke sekolah unggulan ini,” tegasnya.
Sebagai langkah persiapan, Pemkab Rejang Lebong akan melakukan pendampingan terhadap siswa tingkat SMP, khususnya kelas VIII. Program tersebut meliputi penguatan akademik, pembinaan karakter, serta peningkatan motivasi belajar dengan melibatkan kepala sekolah dan guru.
“Kita akan mulai pembinaan sejak SMP. Anak-anak yang berpotensi akan kita dampingi agar siap menghadapi seleksi masuk SMA Unggul Garuda,” kata Bupati Fikri.
BACA JUGA: Manfaat Rebung yang Sayang Dilewatkan untuk Menjaga Kesehatan
BACA JUGA: Mengapa Berjalan Mundur Baik untuk Tubuh ? Ini Fakta dan Manfaatnya !
SMA Unggul Garuda direncanakan dibangun di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang, dengan konsep sekolah berasrama dan standar pendidikan unggulan. Pembangunan fisik ditargetkan rampung pada 2027 dan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran baru.
Bupati berharap, hadirnya SMA Unggul Garuda dapat menjadi tonggak peningkatan kualitas pendidikan di Rejang Lebong sekaligus mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi.
“Harapan kita, sekolah ini menjadi pusat lahirnya generasi unggul dari Rejang Lebong yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Sumber: