Bulog Rejang Lebong Siapkan 1.429 Ton Beras Jelang Ramadhan
Proses pengangkutan beras yang sudah diserap oleh BULOG Rejang Lebong.-Dok/Humas BULOG-
CURUPRKSPRESS.COM - Perum Bulog Cabang Rejang Lebong memastikan ketersediaan beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Saat ini, Bulog telah menyiapkan stok beras sebanyak 1.429 ton yang tersimpan di gudang.
Pimpinan Cabang Bulog Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, mengatakan bahwa jumlah stok tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten yang menjadi wilayah pelayanan Bulog Rejang Lebong.
“Stok beras yang ada di gudang Bulog Cabang Rejang Lebong saat ini sebanyak 1.429 ton. Jumlah ini masih sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” ujar Musalim Yudha.
BACA JUGA:Bupati Rejang Lebong Saat Berkunjung Ke Kemenristek Dikti RI Bahas SMA Unggul Garuda
BACA JUGA: Akhir Penantian Panjang, Kepala Bappeda Rejang Lebong Akhirnya Dilantik Definitif,
Ia menjelaskan, dari total stok tersebut, sebagian besar merupakan beras kualitas medium untuk Pelayanan Publik (PSO), sementara sisanya adalah beras komersial kualitas premium.
“Untuk beras PSO kualitas medium jumlahnya sekitar 1.420 ton lebih, sedangkan beras komersial premium sekitar 8 ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar 500 ton per bulan, stok ini masih aman hingga beberapa bulan ke depan,” jelasnya.
Selain beras, Bulog Rejang Lebong juga menyiapkan sejumlah komoditas pangan lainnya guna mendukung stabilitas pasokan dan harga di pasaran. Komoditas tersebut di antaranya minyak goreng, gula pasir, serta pakan ternak seperti bekatul, gabah, dan jagung.
“Kami juga menyiapkan minyak goreng, gula pasir, serta bahan pakan ternak. Semua ini sebagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pangan di wilayah kami,” tambah Yudha.
BACA JUGA: Tak Sekadar Kunci Layar, Ini Terobosan Keamanan Android Terbaru dari Google
BACA JUGA: Sekali Makan Sehari, Benarkah Diet OMAD Aman ? Ini Penjelasan Pakarnya
Menurutnya, Bulog akan terus memantau kondisi stok di gudang dan siap melakukan penambahan pasokan apabila terjadi peningkatan permintaan masyarakat.
“Jika stok mulai berkurang, tentu akan segera kami tambah. Prinsipnya, Bulog siap menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan,” pungkasnya.(
Sumber: