Mulut Tetap Segar Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap Perawatan Gigi yang Benar

Mulut Tetap Segar Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap Perawatan Gigi yang Benar

Mulut Tetap Segar Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap Perawatan Gigi yang Benar-Ist-

 

CURUPEKSPRESS.COM - Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Peneliti dari Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), drg. Lelly Andayasari, M.Kes., menjelaskan bahwa saat seseorang berpuasa, produksi air liur di dalam rongga mulut cenderung menurun. Penurunan ini memengaruhi keseimbangan derajat keasaman (pH) di mulut.

Akibatnya, mulut terasa lebih kering dan risiko munculnya bau mulut atau halitosis meningkat.

Secara ilmiah, air liur memiliki fungsi penting sebagai pembersih alami. Cairan ini membantu menetralisasi asam, membersihkan sisa makanan, serta menghambat pertumbuhan bakteri. Ketika jumlahnya berkurang, bakteri lebih mudah berkembang biak dan menghasilkan senyawa sulfur yang menimbulkan bau tidak sedap.

Namun demikian, kondisi tersebut bukan alasan untuk mengabaikan perawatan gigi dan mulut. Dengan langkah yang tepat, kesehatan rongga mulut tetap dapat terjaga selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:7.000 Peserta PBI-JK Kembali Aktif, 2.000 Masih Proses

BACA JUGA: Mahasiswa Dikeroyok di Karang Anyar Curup, Pelaku Berjumlah 10 Orang

Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan secara teratur dan sistematis:

1. Menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur malam

Kebersihan rongga mulut adalah fondasi utama kesehatan gigi. Menyikat gigi dianjurkan dilakukan minimal dua kali sehari, yaitu setelah makan sahur dan sebelum tidur malam. Gunakan pasta gigi berfluorida untuk membantu memperkuat enamel serta mencegah gigi berlubang. Proses menyikat gigi sebaiknya dilakukan selama dua menit dengan gerakan lembut dan menyeluruh, mencakup seluruh permukaan gigi, lidah, dan sela-sela gigi. Jika memungkinkan, gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.

2. Mengatur pilihan makanan saat sahur dan berbuka

Jenis makanan yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap kondisi mulut selama berpuasa. Makanan dengan aroma tajam seperti bawang mentah atau petai dapat meninggalkan bau yang bertahan lama. Selain itu, makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana dapat menjadi sumber nutrisi bagi bakteri penyebab plak dan gigi berlubang. Oleh karena itu, batasi konsumsi makanan manis, terutama menjelang tidur. Pilihlah menu yang lebih seimbang, mengandung protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung kesehatan gigi dan tubuh secara umum.

BACA JUGA: Sering Hapus Cache ? Ternyata Ini yang Terjadi di Dalam HP Anda !

BACA JUGA:Poop Coffee, Fenomena Kopi dari Kotoran Hewan yang Jadi Komoditas Termahal di Dunia

Sumber: