Pantai Panjang Bengkulu Naik Kelas, Penataan Kawasan Jadi Sorotan

Pantai Panjang Bengkulu Naik Kelas, Penataan Kawasan Jadi Sorotan

Pantai Panjang-ILUSTRASI/NET-

 

 

BACAKORANCURUP.COM - Kawasan wisata Pantai Panjang Bengkulu terus bertransformasi menuju destinasi berkelas dunia melalui sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya pembenahan ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga pada peningkatan kenyamanan dan kualitas layanan bagi wisatawan.

Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan adalah pembangunan fasilitas publik berupa gazebo gratis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung. Program ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan agar lebih tertib, bersih, dan ramah wisatawan.

Kehadiran gazebo dinilai mampu memberikan ruang istirahat yang layak sekaligus mendukung pengalaman wisata yang lebih menyenangkan.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, berhasil menginisiasi kolaborasi dengan sejumlah lembaga perbankan untuk mempercepat pembangunan fasilitas tersebut. Tiga bank nasional diketahui telah berkomitmen membangun masing-masing 10 unit gazebo di sepanjang pesisir pantai.

Dukungan ini melengkapi kontribusi sebelumnya dari Bank Bengkulu yang telah menyediakan 20 unit gazebo, serta Bank Indonesia yang turut menyumbang 10 unit.

Penambahan fasilitas ini bukan sekadar mempercantik kawasan, melainkan juga menjadi solusi atas persoalan klasik yang kerap dikeluhkan wisatawan, seperti praktik pungutan liar. Dengan tersedianya gazebo gratis, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi terbebani biaya tambahan saat menikmati suasana pantai.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem pariwisata yang transparan dan berintegritas.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mempercepat pengembangan destinasi unggulan daerah. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mampu memberikan dampak signifikan dalam mendukung pembangunan infrastruktur pariwisata.

"Partisipasi berbagai pihak, khususnya sektor perbankan, sangat membantu percepatan penataan kawasan. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan ruang bagi sponsor untuk menampilkan identitas mereka pada gazebo yang dibangun," ujarnya.

Selain perbankan, sejumlah organisasi dan perusahaan juga telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas di kawasan tersebut. REI Bengkulu tercatat membangun 10 unit gazebo, sementara Indomaret melalui program CSR turut menghadirkan 10 unit. Pemerintah Kota Bengkulu sendiri menyumbang 5 unit, diikuti oleh HIMPERRA yang juga memberikan kontribusi serupa.

Transformasi Pantai Panjang dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Penataan tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengelolaan kawasan yang lebih profesional. Hal ini sejalan dengan tren pengembangan pariwisata modern yang menekankan pada kenyamanan, keamanan, serta pengalaman wisata yang berkualitas.

Dalam konteks yang lebih luas, pengembangan destinasi wisata seperti Pantai Panjang juga sejalan dengan arah kebijakan pariwisata nasional yang mendorong peningkatan daya saing destinasi lokal. Berdasarkan berbagai kajian dari Kementerian Pariwisata, kualitas fasilitas dan kebersihan kawasan menjadi faktor utama yang memengaruhi minat kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sumber: