Alasan Sebagian Istri Gak Mau Menerima Seluruh Gaji Suami

Jumat 23-02-2024,16:00 WIB
Reporter : MUDRIK
Editor : Desi AP

 

Dalam beberapa kasus, memisahkan gaji suami dari kebutuhan keluarga dapat menghindari konflik atau ketegangan yang mungkin timbul terkait dengan keuangan.

Ini juga bisa menjadi cara untuk menghindari masalah kekuasaan atau dominasi dalam hubungan, dengan menjaga keseimbangan kekuasaan yang lebih seimbang.

BACA JUGA:Full Senyum, Gaji PPPK Ikut Naik 8 Persen Tahun Depan Berikut Tunjangan

BACA JUGA: Gaji Mantan Direktur PDAM di Curup Rp 30 Juta, Selama 2 Tahun Rp 454 Juta

 

6. Pengelolaan Keuangan yang Lebih Efektif

 

Memisahkan gaji suami dari kebutuhan keluarga juga dapat menjadi strategi pengelolaan keuangan yang lebih efektif.

Dengan membagi tanggung jawab keuangan antara suami dan istri, mereka dapat bekerja sama untuk mengatur anggaran, menabung, dan menginvestasikan uang dengan lebih baik, sehingga menciptakan stabilitas finansial jangka panjang untuk keluarga.

 

Memilih untuk tidak menerima seluruh gaji suami adalah keputusan pribadi yang kompleks bagi sebagian istri.

BACA JUGA:Fantastis! Gaji Karyawan Kebun Bunga Tien Soeharto di Mangkurajo, Kala Itu Lebih Rp 6 Juta

BACA JUGA:Perbedaan PNS dan PPPK : Pengangkatan, Gaji, Tunjangan, dan Status Kerja

 

Ini mungkin berkaitan dengan kemandirian finansial, persepsi atas peran dalam keluarga, atau bahkan strategi pengelolaan keuangan.

Kategori :