REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Ratusan warga menjadi korban dugaan kasus investasi dan arisan bodong di Kota Curup.
Modusnya pelaku menawarkan untung Rp 5 juta setiap setoran investasi senilai Rp 20 juta per bulan. Bahkan tidak hanya dari Curup saja, para korban yang ditaksir sebanyak 300 orang lebih ini juga berasal dari Kepahiang, Jakarta, bahkan ada yang berasal dari luar negeri (TKI,red). BACA JUGA: Wabup Lepas Atlet ke Palembang Disampaikan Tedi (25) yang merupakan salah satu korban investasi bodong kepada CE, jika kasus yang dialaminya tersebut bermula saat BA (25) yang merupakan admin arisan/investasi ini menawarkan Opslot kepada para member, dengan keuntungan bunga yang akan didapat lebih besar. Padahal sebelumnya kegiatan yang dilakukan hanyalah sebatas arisan bulanan biasa saja. Dengan tawaran menggiurkan yang diberikan BA tersebut, pihaknya selaku member tertarik. BACA JUGA: Waspada Angin Kencang, 1 Rumah Hancur Apalagi dengan iming-iming jika menanam saham Rp 20 juta, maka dalam sebulan akan dikembalikan Rp 25 juta. "Dan awalnya itu berjalan lancar, hingga puncaknya sebulan yang lalu. Dimana keuntungan yang harusnya kami terima mulai tersendat pencairannya, dengan berbagai alasannya yang diberikan dari BA," terang Tedi. Tedi juga menjelaskan, bahwa dirinya bersama member yang lain sudah sempat mendatangi kediaman BA. Hanya saja BA saat ditemui selalu meminta waktu beberapa hari untuk segera memberikan bunga yang seharusnya didapat oleh member. "Setelah kami memberikan waktu untuk BA, tiba-tiba dalam 2 hari kebelakang BA menghilang, tidak bisa dihubungi, dan tidak tau dimana keberadaannya. Untuk itulah kami berinisiatif melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian," ucapnya. Dan puncaknya pada Kamis (30/6) kemarin sekira pukul 09.30 WIB, Tedi bersama para korban yang tercatat (baca selengkapnya di Koran Surat Kabar Harian Curup Ekspress Edisi 1 Juli 2022)Viral! Kasus Investasi Bodong di Curup
Jumat 01-07-2022,10:57 WIB
Reporter : HABIBI & NICKO
Editor : SARI APRIYANTI
Kategori :
Terkait
Rabu 11-02-2026,17:31 WIB
PNS di Rejang Lebong Diusulkan Naik Pangkat ke BKN
Rabu 11-02-2026,15:00 WIB
OPD Diminta Lebih Agresif Gaet Investor, Ini Imbauan Pemkab Rejang Lebong Dorong
Jumat 06-02-2026,18:51 WIB
Nasib 50 PPPK Tahap I dan II di Rejang Lebong Masih Menggantung, Pemkab Lakukan Ini
Jumat 06-02-2026,16:00 WIB
Maksimalkan PAD, Pemkab Rejang Lebong Siapkan Uji Petik Berkala
Jumat 06-02-2026,04:00 WIB
Pemkab Rejang Lebong Siapkan Sejumlah Event Unggulan untuk Genjot Wisata
Terpopuler
Kamis 12-02-2026,19:00 WIB
Kasus BOS SMPN 2 Curup Memanas, Giliran Kabid SMP dan Bendahara Satker Diperiksa
Kamis 12-02-2026,18:51 WIB
Makanan Ini Dilarang untuk Usia 50 Tahun
Kamis 12-02-2026,18:30 WIB
Soal Kasus Korupsi PDAM, Eks Bupati Rejang Lebong Dipanggil Kejari
Jumat 13-02-2026,01:00 WIB
Kemenag Usulkan 630.000 Formasi PPPK untuk Guru Madrasah Swasta
Kamis 12-02-2026,18:42 WIB
471 Hektare Target Belum Terpenuhi, 604 Hektare Lahan CSR di Kota Padang Masih Kering
Terkini
Jumat 13-02-2026,01:00 WIB
Kemenag Usulkan 630.000 Formasi PPPK untuk Guru Madrasah Swasta
Kamis 12-02-2026,19:00 WIB
Kasus BOS SMPN 2 Curup Memanas, Giliran Kabid SMP dan Bendahara Satker Diperiksa
Kamis 12-02-2026,18:51 WIB
Makanan Ini Dilarang untuk Usia 50 Tahun
Kamis 12-02-2026,18:42 WIB
471 Hektare Target Belum Terpenuhi, 604 Hektare Lahan CSR di Kota Padang Masih Kering
Kamis 12-02-2026,18:30 WIB