REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Sanusi Pane SSos menyampaikan bahwa ditengah larangan menjual obat-obatan sirop, pihaknya juga akan turut melakukan pengawasan terhadap beberapa apotek yang ada di Kabupaten RL
"Kami sudah dengar kalau akhir-akhir ini ada larangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kalau obat-obatan sirup kini distop dan tidak boleh diperjualbelikan untuk sementara," sampainya. Terlebih lagi, lanjut Sanusi, obat sirop yang mengandung bahan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman. "Seperti yang sudah dijelaskan dan dijabarkan oleh Kemenkes serta BPOM, ada banyak obat sirop yang mengandung kedua bahan tersebut. Dan tentu dalam pengawasan itu berpatokan pada penjelasan Kemenkes," ujarnya. BACA JUGA: 12 Pimpinan OPD Dievaluasi BACA JUGA: Perluasan Lahan TPAS Tunggu DPPT Diberitakan sebelumnya, pasca adanya instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bahwa obat-obatan jenis sirup kini dilarang untuk diperjualbelikan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong (RL) memastikan jika seluruh puskesmas dan apotek di Kabupaten RL tidak akan lagi menjual obat-obatan tersebut. Instruksi tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak. "Edaran dari Kemenkes sudah jelas terkait larangan jual beli obat sirup, jadi kami pastikan semua puskesmas termasuk apotek yang ada tidak lagi menjual obat-obat sirup itu," singkat Plt Kadinkes Kabupaten RL, Rephi Meido Satria SKM.Dewan Bantu Awasi Peredaran Obatan Sirop
Senin 24-10-2022,13:00 WIB
Reporter : ARI MUHAMMAD RIDWAN
Editor : RICI DWI
Kategori :
Terkait
Sabtu 07-03-2026,19:17 WIB
Jelang Idul Fitri 1457 H, TPID Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting
Sabtu 07-03-2026,14:45 WIB
Awal 2026 Ditemukan Dua Kasus Baru HIV, Total Penderita di Rejang Lebong Capai 119 Orang
Rabu 04-03-2026,20:01 WIB
Tiga Bulan Awal 2026, 46 Warga Rejang Lebong Digigit HPR, Satu Meninggal Positif Rabies
Selasa 03-03-2026,18:06 WIB
7.000 Peserta PBI-JK Kembali Aktif, 2.000 Masih Proses
Sabtu 28-02-2026,18:00 WIB
Pemkab Perjuangkan 1.900 Unit Bedah Rumah ke Kementerian PKP
Terpopuler
Sabtu 07-03-2026,19:16 WIB
Pemkab Targetkan Rp 440 Juta dari Pajak Restoran 2026
Sabtu 07-03-2026,14:45 WIB
Awal 2026 Ditemukan Dua Kasus Baru HIV, Total Penderita di Rejang Lebong Capai 119 Orang
Sabtu 07-03-2026,19:17 WIB
Jelang Idul Fitri 1457 H, TPID Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting
Sabtu 07-03-2026,19:15 WIB
Pentingnya Kegunaan Solflen Bagi Kesehatan
Terkini
Sabtu 07-03-2026,19:17 WIB
Jelang Idul Fitri 1457 H, TPID Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting
Sabtu 07-03-2026,19:16 WIB
Pemkab Targetkan Rp 440 Juta dari Pajak Restoran 2026
Sabtu 07-03-2026,19:15 WIB
Pentingnya Kegunaan Solflen Bagi Kesehatan
Sabtu 07-03-2026,14:45 WIB
Awal 2026 Ditemukan Dua Kasus Baru HIV, Total Penderita di Rejang Lebong Capai 119 Orang
Sabtu 07-03-2026,08:00 WIB