LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM- Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, mencatat hingga Oktober 2022 ini sudah menerima 4 berkas permohonan gugat cerai suami dari patatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebong.
Kabid Pengadaan Pegawai (PKA) pada BKPSDM Lebong, Wince Damayanti SKom mengatakan ke-4 berkas pengajuan gugatan cerai suami tersebut masih dalam proses mediasi dan pemeriksaan sebelum diputuskan untuk mendapat izin perceraian dari bupati. "Kalau pengajuan ada 4 berkas, sampai dengan saat in belum ada yang diputuskan karena masih proses mediasi," kata Wince. Ditanya lebih jauh identitas ASNyang melakukan gugatan. BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi, Harus Peka Bencana BACA JUGA: SMPN 23 RL Laksanakan Program P5 Wince mengaku pihaknya tidak dapat menyebutkan secara detail identitas maupun alamat ASN yang bersangkutan. Namun ke-4 ASN yang menggugat cerai suaminya itu, 1 orang merupakan tenaga kesehatan dan 3 orang lainnya berasal dari instansi yang berada. "Pastinya keempat ASN ini masih aktif melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara di lingkungan Pemkab Lebong. Sedangkan untuk alasan gugat cerai yang diajukan mayoritas karena merasa sudah tidak ada cocok akibat terus menerus terjadi perselisihan hingga pertengkaran dan tidak ada harapan untuk hidup rukun lagi dalam rumah tangga," sampainya. Sementara itu, untuk proses pemberian izin perceraian sendiri cukup panjang. BACA JUGA: SMPN 6 RL Agendakan Pelantikan Gudep Masa Jabatan 2022 - 2025 BACA JUGA: Pengumuman Guru Penggerak Bulan Februari Ada beberapa proses tahapan yang terlebih dahulu harus dilakukan mulai dari pemanggilan untuk dilakukan mediasi tingakat OPD yang bersangkutan bekerja. Kemudian, pemeriksaan berkas dan mediasi kembali selama tiga kali dilakukan oleh BKPSDM, baik terhadap penggugat maupun tergugat hingga pihak lain yang dianggap menjadi saksi untuk melengkapi pemberkasan. Selain itu, apabila dalam proses mediasi tidak berhasil dan kedua belah pihak tetap sepakat untuk melanjutkan proses perceraian, barulah akan ditindaklanjuti ke bupati. "Setelah disetujui maka barulah akan dikeluarkan rekomendasi penggugatan perceraian ke kantor pengadilan. Dasar atau acuan kami mengeluarkan rekomendasi izin percerairan ASN itu, sesuai PP No. 10 tahun 1983 dan surat edaran BAKN No. 8/SE/1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS," tukasnya.Pasal Ketidak Cocokan 4 ASN Lebong Gugat Cerai Suami
Kamis 27-10-2022,13:00 WIB
Reporter : ADITYA MAHENDRA PUTRA
Editor : RICI DWI
Kategori :
Terkait
Jumat 25-08-2023,13:30 WIB
Khasiat Minum Teh Campur Madu yang Sangat Luar Biasa
Minggu 20-08-2023,13:00 WIB
Seksualitas dan Klitoris: Mengenali Pentingnya Edukasi dan Kesehatan Seksual
Minggu 20-08-2023,12:00 WIB
Seni Kecantikan: Tips Merawat Kulit di Area Payudara
Sabtu 19-08-2023,17:00 WIB
Manfaat Aplikasi MeetYou dalam Lacak Menstruasi bagi Perempuan
Sabtu 19-08-2023,12:00 WIB
Menggali Peluang Keuntungan Shoppe Affiliate bagi Perempuan
Terpopuler
Senin 02-03-2026,19:15 WIB
Sering Sakit, Bisa Jadi Kekurangan Vitamin D
Senin 02-03-2026,19:45 WIB
Bangun Tidur Langsung Turunkan Asam Urat, Ini Sebabnya
Senin 02-03-2026,19:46 WIB
Poop Coffee, Fenomena Kopi dari Kotoran Hewan yang Jadi Komoditas Termahal di Dunia
Senin 02-03-2026,19:29 WIB
Ini 10 Menu Plant-Based Favorit yang Wajib Dicoba !
Selasa 03-03-2026,12:43 WIB
Mahasiswa Dikeroyok di Karang Anyar Curup, Pelaku Berjumlah 10 Orang
Terkini
Selasa 03-03-2026,18:06 WIB
7.000 Peserta PBI-JK Kembali Aktif, 2.000 Masih Proses
Selasa 03-03-2026,12:43 WIB
Mahasiswa Dikeroyok di Karang Anyar Curup, Pelaku Berjumlah 10 Orang
Senin 02-03-2026,19:46 WIB
Poop Coffee, Fenomena Kopi dari Kotoran Hewan yang Jadi Komoditas Termahal di Dunia
Senin 02-03-2026,19:45 WIB
Bangun Tidur Langsung Turunkan Asam Urat, Ini Sebabnya
Senin 02-03-2026,19:29 WIB