DAK Fisik Pendidikan Turun Rp 16 Miliar

Rabu 18-01-2023,00:00 WIB
Reporter : NICKO ADE CHRISTYAN
Editor : BELA RIZKI AGUSTIN

KEPAHIANG, CURUPEKSPRESS.COM - Dibanding dengan tahun sebelumnya. Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di tahun 2023 ini turun sebanyak Rp 16 miliar.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kepahiang Nining Fawelly Pasju SPt MM, jika penurunan anggaran DAK fisik tersebut terjadi lantaran adanya pemangkasan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) yang dikabarkan dialihkan untuk pembangunan IKN. 

Terlebih lagi yang paling penting, lantaran saat ini sedang dilaksanakan penyesuaian dapodik dari masing-masing sekolah untuk keperluan akreditasi.

"Sebelumnya DAK fisik untuk pendidikan di Kabupaten Kepahiang sebesar Rp 21 miliar. Namun untuk saat ini kita hanya mendapat DAK fisik sebesar Rp 5 miliar saja. Jadi bisa dikatakan penurunan anggaran DAK fisik cukup jauh penurunannya," ujar Nining.

BACA JUGA:Eks Karyawan PDAM Lapor Polisi, Ini Tuntutannya....

BACA JUGA:12 Kelurahan Raih Kucuran Rp 2,4 Miliar

Dikatakan Nining, karena anggaran DAK fisik saat ini nominalnya terbilang kecil. Bisa dipastikan pembangunan DAK fisik berkurang.

Sehingga hanya pembangunan-pembangunan yang sifatnya urgen saja yang akan menjadi prioritas.

Dimana dari pendataan yang dilakukan, di tahun ini hanya akan ada 5 sekolah yang mendapatkan pembangunan fisik, itupun sifatnya hanya perehaban saja.

"Hanya akan ada 5 sekolah yang menjadi prioritas untuk perehaban ruang kelas, lab, dan juga rehab lainnya melalui anggaran DAK fisik yang kita terima. Yakni 3 Sekolah Dasar (SD) dan juga 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Itupun sesuai dengan yang sudah kita usulkan melalui aplikasi KRISNA," terang Nining.

BACA JUGA:Dewan Masih Fikir - Fikir, Soal Ini....

BACA JUGA:Realisasi PAD Tembus Rp 58 Miliar

Selain itu Nining juga mengatakan, agar pihak sekolah yang mendapatkan bantuan DAK fisik di tahun ini dapat memaksimalkan bantuan perehaban yang diberikan.

Serta sekolah yang belum mendapatkan bantuan tidak cemburu karena belum mendapatkan bantuan rehab dan pembangunan di tahun ini.

"Saya rasa semua pihak sekolah sudah tahu juklat dan juknis untuk bantuan DAK fisik dari Pemerintah Pusat. Sehingga saya yakin, tidak akan ada sekolah yang cemburu karena di tahun ini belum mendapatkan bantuan DAK," terangnya.

Kategori :