Ini 6 Perkembangan Terbaru Kasus OTT di Kepahiang

Jumat 21-07-2023,09:17 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

Meski demikian ditegaskan Aan, dirinya tetap menginginkan agar semua pihak yang terlibat diselidiki sejauh mana keterlibatannya pada kasus OTT ini. Baik itu pihak kades, balai yang bersangkutan, maupun aktor utama yang berperan pada kasus OTT fee proyek P3-TGAI BBWSS VIII ini.

"Kita tak ingin mendesak pihak Polres untuk buru-buru mengungkap kasus OTT ini secara lebih lanjut. Namun kita berharap, agar semua pihak yang terlibat pada kasus OTT ini ditindaklanjuti sejauh mana keterlibatannya," sampainya.

Sekedar mengulas, sebelumnya disampaikan Aan Julianda, bahwa KR akan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Dan akan menjawab semua pertanyaan penyidik sejujur-jujurnya sesuai dengan fakta yang ada. Serta melalui penyidikan yang dilakukan Polres Kepahiang, KR akan membantu mengungkap siapa aktor utama pada kasus OTT fee proyek irigasi ini. 

 

 

 

 

 


Hendri--

4. Kades Terjaring OTT Ngaku jadi Pengawas Proyek

 

 

MESKI sampai saat ini hanya ditetapkan sebagai saksi wajib lapor atas keterlibatannya pada kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) fee proyek P3-TGAI BBWSS VIII belum lama ini. Beberapa kades yang terlibat OTT itu juga sudah dipanggil oleh pihak Inspektorat Kepahiang, untuk memberikan kejelasan sehubungan dengan fee proyek tersebut.

Inspektur Inspektorat Kepahiang Hendri SH mengatakan, dari penjelasan yang diberikan para kades saat memenuhi panggilan Inspektorat. Para kades tersebut menyatakan bahwa dirinya hanya sebagai pengawas proyek saja. Namun tidak tahu menahu terkait dengan fee proyek yang ada pada proyek tersebut.

"Sudah kita panggil 6 orang kades yang beberapa Kelompok Tani (Poktan) nya mendapat bantuan perbaikan irigasi dari BBWSS VIII. Namun dari penjelasan yang diberikan, para kades ini mengatakan hanya sebagai pengawas pekerjaan kelompok saja. Tidak terlibat dan tidak tahu menahu soal fee proyek sejak awal," ujar Hendri.

Sementara itu dikatakan Hendri, pihaknya juga sudah memanggil 3 kades lainnya yang Poktan nya mendapat bantuan serupa. Hanya saja sampai saat ini belum ada yang datang, dan akan dipanggil ulang oleh pihak Inspektorat.

Kategori :

Terpopuler