Tips Tidur Sehat untuk Ibu Bekerja Selama Ramadan agar Tetap Fokus dan Berenergi

Kamis 05-02-2026,14:00 WIB
Reporter : Lola Anggraeni
Editor : Ab Gafur

4. Memastikan total waktu tidur tetap cukup

Kebutuhan tidur ideal orang dewasa berkisar antara 7-8 jam per hari. Selama Ramadan, waktu tidur memang sering terpecah. Namun, menurut dr. Syahrizal Syarif, tidur tidak harus dilakukan sekaligus. Kekurangan tidur malam dapat digantikan dengan tidur singkat di siang hari agar total durasinya tetap terpenuhi.

5. Membatasi konsumsi kafein dan minuman berenergi

Kopi, teh, dan minuman berenergi yang dikonsumsi mendekati waktu tidur dapat menghambat proses relaksasi tubuh. Sebaiknya, asupan kafein dibatasi setidaknya 4-6 jam sebelum tidur agar kualitas istirahat tetap optimal.

6. Menerapkan pola tidur bertahap dan menjaga kebersihan tidur

Membagi waktu tidur menjadi beberapa fase dapat membantu mengurangi kelelahan. Tidur utama dapat dilakukan setelah tarawih, lalu ditambah tidur singkat di siang hari. Selain itu, membangun kebiasaan sebelum tidur seperti membaca ringan, peregangan, atau meditasi dapat membantu tubuh mengenali waktu istirahat.

BACA JUGA:Air Fryer Dinilai Lebih Aman bagi Kualitas Udara Dalam Ruangan, Ini Temuan Ilmiahnya

BACA JUGA:Jangan Sembarangan Makan Buah Jatuh, Ini Risiko Virus Nipah Menurut Dokter Anak

7. Menjaga asupan cairan dan memilih makanan pendukung tidur

Dehidrasi dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan memicu gangguan tidur. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi antara waktu berbuka hingga sahur. Selain itu, hindari makanan berlemak, terlalu pedas, atau sangat manis menjelang tidur karena dapat mengganggu pencernaan.

Dengan pola makan yang teratur, rutinitas yang disederhanakan, manajemen tidur yang baik, serta menjaga asupan cairan dan kafein, kualitas istirahat tetap dapat terjaga meskipun aktivitas bertambah. Tidur yang cukup bukan hanya mendukung kebugaran fisik, tetapi juga membantu menjaga fokus, emosi, dan daya tahan tubuh sepanjang bulan Ramadan. 

 

 

Kategori :