Akibatnya, pancake dapat sobek saat dibalik dan bentuknya menjadi tidak sempurna. Untuk mendapatkan pancake yang mulus, matang merata, dan mudah dilepaskan, penggunaan wajan antilengket sangat disarankan karena lapisannya membantu menjaga struktur adonan selama proses memasak.
4. Ikan berdaging lembut
Ikan dengan tekstur daging yang halus, seperti fillet ikan putih, kerap menempel pada wajan stainless steel. Jika permukaan wajan belum cukup panas atau tidak diberi lapisan minyak yang memadai, daging ikan dapat hancur saat dibalik.
Meskipun memasak ikan dengan wajan stainless steel tetap memungkinkan jika menggunakan teknik tertentu, hasil terbaik biasanya diperoleh dengan wajan antilengket atau wajan besi cor yang telah dibumbui dengan baik. Peralatan tersebut membantu menjaga bentuk ikan tetap utuh dan tampil menarik saat disajikan.
5. Steak
Wajan stainless steel memang mampu menahan suhu tinggi, tetapi bukan pilihan paling ideal untuk memasak steak. Steak membutuhkan panas ekstrem dan distribusi suhu yang konsisten untuk menghasilkan karamelisasi serta lapisan luar yang renyah.
Panggangan atau grill lebih unggul dalam menciptakan efek "sear" yang khas sekaligus aroma panggang yang kuat. Jika menggunakan wajan, besi cor menjadi pilihan yang lebih tepat karena kemampuannya mempertahankan panas secara merata dan stabil.
Dengan memahami karakter bahan makanan dan sifat wajan, proses memasak dapat menjadi lebih efektif, hasil hidangan lebih maksimal, dan peralatan dapur pun lebih awet. Memilih wajan yang tepat sesuai jenis masakan adalah kunci utama untuk menghasilkan sajian yang lezat dan berkualitas.