Kekurangan Guru, SDN 160 RL Butuh Tambahan Guru PNS

Kekurangan Guru, SDN 160 RL Butuh Tambahan Guru PNS

DOK/CE Kepala SDN 160 RL, Lailatul Qodri SPdI--

REJANG LEBONG,CURUPEKSPRESS.COM - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 160 Rejang Lebong membutuhkan guru pegawai negeri sipil (PNS) di sekolahnya.

Pasalnya sekolah yang berada dikelurahan Dusun Curup Kecamatan Curup Utara tersebut hanya memiliki 6 orang guru saja. Bahkan satu guru disekolah tersebut harus mengajar di dua kelas.

Lebih parahnya atas kekurangan guru tersebut memaksa kepala sekolahnya juga ikut mengajar dikelas agar bisa melengkapi kekurangan guru tersebut. 

"Saat ini jumlah keseluruhan guru disekolah kami ada 5 orang dengan rincian yang sudah bersetatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 3 orang guru dan dibantu dengan 2 Orang guru honorer. Dengan sedikitnya guru tersebut terpaksa saya membantu untuk mengajar," ujar Kepala SDN 160 RL, Lailatul Qodri SPdI.

Dikatakan Kepsek, dari 3 orang guru yang bersetatus PNS disekolahnya tersebut, 1 orang guru diantaranya saat ini sedang sakit parah.

Sehingga tidak bisa datang dan mengajar disekolahnya. Sedangkan 1 orang guru lagi sudah menurus pindah tugas.

Bahkan saat ini satu orang guru tersebut mendapatkan surat keputusan (SK) pindah tugas dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) RL tanpa sepengetahuan pihak sekolah. 

"Kami sangat menyayangkan hal tersebut, bukannya menambah gurunya  saat malam berkurang. Apalagi sebentar lagi dibulan Desember 2022 nanti saya juga akan pensiun" jelas kepsek. 

Lanjut Kepsek bahwasnya saat ini guru disekolah tersebut sangat - sangat kurang, dan  terkait hal tersebut pihaknya sangat membutuhkan perhatian dan solusi dari pihak Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) RL, karena kalau untuk mengangkat kembali guru honor disekolahnya, saat ini pihaknya tidak mampu karena Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) yang mereka terima sangatlah sedikit. 

"Saat ini kami hanya memiiliki 18 orang siswa yang merupakan jumlah keseluruhan dari kelas I sampai dengan kelas VI, dari jumlah dana tersebut untuk membayar 2 orang guru honorer yang sudah lama, bahkan untuk bisa memberi gaji kepada guru honor tersebut tidak jarang kami harus menambah dengan uang kami pribadi," pungkas Kepsek.

 

Sumber: