Polisi Intensifkan Pemeriksaan Belasan Saksi, Pembunuhan Karyawan Pabrik Tahu Karena Faktor Dendam

Polisi Intensifkan Pemeriksaan Belasan Saksi, Pembunuhan Karyawan Pabrik Tahu Karena Faktor Dendam

ILUSTRASI/NET--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Guna mengungkap kasus pembunuhan terhadap Redo (20) karyawan pabrik tahu yang terjadi di jalan Stadion Air Bang Kecamatan Curup Tengah beberapa waktu lalu, saat ini penyidik Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong terus mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Sampson Sosa Hutapea SIK didampingi Kanit Pidum, Ipda Andi Gibran mengatakan bahwa saat ini sudah ada 18 saksi yang diperiksa.

Belasan saksi yang diperiksa ini, sebut Kanit seperti teman dekat, keluarga termasuk saksi yang pertama kali yang menemukan. 

"Sampai saat ini, belum ada penetapan tersangka. Namun pemeriksaan secara intensif terus kami lakukan," ujar Kanit kepada wartawan, Selasa 20 Desember.

Menurut Kanit, saat ini Tim Opsnal maupun Tim Reskrim masih berada dilapangan dan masih terus melakukan penyelidikan maupun penyidikan. 

BACA JUGA:Karyawan Pabrik Tahu Tewas Bersimbah Darah

BACA JUGA:Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Karyawan Pabrik Tahu

"Dengan harapan, secepatnya kasus tersebut dapat segera terungkap," sampainya. 

Sementara itu, kata Kanit jika motif kasus pembunuhan tersebut diduga karena faktor dendam dan bukan pembegalan. Sedangkan untuk luka tusuk yang dialami oleh korban, diduga dari 2 pisau yang berbeda.

Hal ini kata Kanit, melihat luka tusuk yang dialami oleh korban, ukurannya berbeda. 

"Kalau kami diduga, ada 2 pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan penusukan terhadap korban. Karena melihat dari luka tusuk dan ukurannya berbeda," katanya. 

Di sisi lain, dari lokasi ditemukannya korban kata Kanit petugas menemukan sarung pisau. Namun lagi-lagi sebut Kanit, jika sarung pisau yang ditemukan tersebut belum dipastikan milik pelaku atau bukan.

"Dimana saat ini, kami masih terus bekerja," pungkasnya. 

BACA JUGA:Karyawan Pabrik Tahu Tewas Mengenaskan, 4 Saksi Diperiksa Polisi

BACA JUGA:Belum Ada TSK Kasus Pembunuhan Karyawan Pabrik Tahu

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan pabrik tahu Kelurahan Sidorejo Kecamatan Curup Tengah, Redo (20) pada Senin 12 Desember pagi tewas mengenaskan di Jalan Stadion Air Bang.

Korban yang belakangan diketahui merupakan warga Desa Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang mengalami sejumlah luka tusuk.

Dimana dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami 4 luka tusuk pada bagian dada, 1 luka tusuk pada bagian punggung belakang, 1 luka tusuk pada bagian ketiak, jari jempol sebelah kanan mengalami sayatan dan mata sebelah kanan mengalami luka memar. 

Data terhimpun CE, jika kronologis kejadian tersebut bermula Senin 12 Desember sekira pukul 04.30 WIB, saksi Mikun berangkat ke Masjid untuk menunaikan salat subuh.

BACA JUGA:Sempat Nongkrong Bersama Saudara Kembar Korban

BACA JUGA:Dikenal Baik di Tempat Kerja

Dimana saksi, mendapati orang tergeletak di jalan samping Stadion Air Bang. Karena menganggap, orang tersebut tergeletak karena mabuk maka saksi membiarkannya saja.

Namun setelah salat subuh, saksi melihat korban masih tergeletak hingga akhirnya saksi melapor kepada Ketua RT setempat.

Kemudian saksi bersama Ketua RT mendatangi korban dan mengecek kondisi korban serta didapati korban meninggal dunia dengan kondisi mulut korban mengeluarkan darah, bawah pinggang yang juga ada darah yang masih mengalir.

Saat ditemukan, korban ini memakai baju jaket levis warna abu-abu, memakai celana levis warna biru dongker, memakai jam ditangan kiri, memakai sendal kulit warna hitam. Mendapati hal tersebut, kemudian saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. 

Sumber: