Usulan Pelaksanaan Scrap Jalan Langgar Jaya Terancam Batal

Usulan Pelaksanaan Scrap Jalan Langgar Jaya Terancam Batal

IST/CE Kondisi jalan Desa Langgar Jaya.--

KEPAHIANG, CURUPEKSPRESS.COM - Usulan pelaksanaan perbaikan jalan Langgar Jaya secara scrap yang akan diajukan pada APBD-P nanti, terancam dibatalkan. Hal itu dikarenakan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang sudah mengusulkan perbaikan Jalan Desa Langgar Jaya kepada pemerintah pusat melalui APBN ataupun hibah bersama 3 jalan impres lainnya yang ada di Kepahiang.

Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM IPU mengatakan, memang sebelumnya perbaikan jalan sudah diusulkan oleh pihaknya kepada Presiden dan Menteri PUPR. Dimana belum lama ini, keempat jalan tersebut termasuk Jalan Langgar Jaya sudah dicek dan dipantau oleh pihak BPJN.

"Rencana semula memang kita akan usulkan perbaikan awal jalan Langgar Jaya secara scrap pada APBD-P nanti. Namun karena kita juga mengusulkan pembangunan jalan tersebut kepada Pemerintah Pusat, jadi perbaikan jalan sebaiknya menunggu kabar dari Pemerintah Pusat dahulu," ujar bupati.

BACA JUGA:

Ditegaskan bupati, pengusulan perbaikan jalan Langgar Jaya secara scrap yang diperkirakan memakan anggaran Rp 1,5 miliar itu bukan dibatalkan. Akan tetapi pengusulan tersebut sifatnya ditahan sementara, sembari menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat soal usulan perbaikan jalan yang diajukan pihaknya itu.

"Kita tunggu dulu kabar dari Pemerintah Pusat soal usulan yang kita ajukan itu. Mudah-mudahan semuanya bisa diakomodir dengan anggaran yang ada. Jadi untuk pengusulan perbaikan jalan Langgar Jaya secara scrap bukan kita batalkan. Melainkan hanya dipending sementara waktu," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pembangunan ataupun perbaikan Jalan Desa Langgar Jaya Kecamatan Bermani Ilir ini akan dibangun melalui tiga tahapan. Akan dimulai melalui tahapan pengerukan (scrap) terlebih dahulu yang membutuhkan anggaran Rp 1,5 miliar. Dimana usulan tersebut, baru akan diusulkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP). Serta perbaikan lanjutannya diupayakan menggunakan anggaran hibah atau anggaran bantuan lainnya dari Pemerintah Pusat pada tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA:

Sumber: