BREAKING NEWS.. Ternyata Ini Identitas dan Alasan Pasangan Sejoli Nekat Minum Racun

BREAKING NEWS.. Ternyata Ini Identitas dan Alasan Pasangan Sejoli Nekat Minum Racun

IST/CE Pihak keluarga saat mengantarkan korban ke RSUD Kepahiang. --

KEPAHIANG, CURUPEKSPRESS.COM - Pasangan sejoli yang diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun di dekat Air Terjun Batu Kampit, ternyata sudah bertunangan.

Dimana korban laki-laki bernama RN (19) warga Desa Kota Padang Rejang Lebong, dan korban perempuan bernama FR (19) warga Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang.

Diceritakan Syarif (42) yang merupakan orang tua FR saat ditemui wartawan di RSUD. Kedua korban baru bertunangan 4 hari lalu, tepatnya Minggu (27/8) malam senin kemarin.

Dimana dikatakannya, kedua pasangan sejoli yang merupakan anaknya itu, bertemu dengan RN saat bekerja di Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Ya, mereka (korban, red) baru saja tunangan malam Senin kemarin. Dan berencana untuk menikah tahun depan," ujarnya.

BACA JUGA:

Dikatakan Syarif, sebelum dikabarkan minum racun dan dilarikan ke RSUD. Kedua korban sempat berdebat dengannya, lantaran anak perempuannya itu ingin ikut RN pulang ke Kota Padang.

Sementara dirinya melarang, dan tidak mengijinkan puteri nya ikut karena belum berstatus suami isteri.

"Memang anak saya itu sempat pamit ingin ikut tunangannya ke Kota Padang. Akan tetapi saya melarangnya karena mereka belum sah menjadi suami isteri. Sehingga setelah itu, mereka berdua berpamitan hendak ke pasar membeli sesuatu. Namun ketika siang nya, saya mendapat kabar bahwa anak saya bersama tunangannya sudah kritis akibat menenggak racun," terangnya.

Dirinya juga menyampaikan, saat ini kondisi anak dan calon menantunya itu masih dalam keadaan kritis, dan dirawat di RSUD Kepahiang.

"Sampai saat ini anak kami masih kritis, dan mendapatkan perawatan intensif," ucap  Syarif.

Sementara itu Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu AKBP Yana Supriatna SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Doni Juniansyah SM didampingi Kanit Reskrim Ipda Fredo Ramous SSos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar, kedua pasangan ini diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara minum racun merk primaxone. Dari keterangan orang tua yang bersangkutan, memang kedua korban ini baru tunangan, dan sempat terjadi debat lantaran tidak diizinkan tinggal bersama, dengan alasan belum menikah," singkatnya.

BACA JUGA:

Sumber: