4. Menimbulkan Gangguan Pencernaan Bila Berlebihan
Kandungan serat dalam brokoli membantu memperlancar sistem pencernaan, menjaga kenyang lebih lama, dan menyeimbangkan kadar gula darah. Tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih, terutama bagi orang yang tidak terbiasa dengan pola makan tinggi serat, brokoli justru bisa menimbulkan masalah pencernaan seperti sembelit, diare, atau perut melilit.
Tak hanya itu, brokoli juga mengandung senyawa oksalat dan fitat, yang dapat mengikat mineral penting seperti kalsium, zat besi, dan magnesium. Akibatnya, tubuh kesulitan menyerap mineral-mineral ini secara maksimal, terutama bila brokoli dimakan dalam porsi besar tanpa diimbangi asupan gizi lain.
Secara umum, brokoli adalah salah satu sayuran terbaik yang bisa Anda konsumsi untuk mendukung pola hidup sehat.
Tapi seperti prinsip dasar nutrisi lainnya, segala sesuatu yang berlebihan tidak pernah baik. Konsumsi brokoli dalam jumlah wajar, kombinasikan dengan beragam sayuran dan sumber makanan lainnya, serta perhatikan kondisi kesehatan pribadi Anda, terutama jika memiliki gangguan tiroid atau sedang mengonsumsi obat tertentu.
Dengan pola konsumsi yang bijak dan sesuai kebutuhan, Anda tetap bisa memperoleh manfaat maksimal dari brokoli tanpa harus menghadapi efek samping yang merugikan.