Puasa Tetap Nyaman Tanpa Sembelit, 5 Kebiasaan Sehat Ini Wajib Dicoba
Puasa Tetap Nyaman Tanpa Sembelit, 5 Kebiasaan Sehat Ini Wajib Dicoba--
CURUPEKSPRESS.COM - Puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang sarat makna spiritual sekaligus membawa perubahan besar pada pola hidup sehari-hari. Selama kurang lebih 30 hari, umat Islam di seluruh dunia menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Durasi Puasa yang dapat berlangsung antara 11 hingga 17 jam per hari membuat tubuh beradaptasi terhadap pola makan yang hanya terbagi dalam dua waktu, yaitu sahur dan berbuka. Di balik kekhusyukan ibadah tersebut, sebagian orang kerap mengalami gangguan pencernaan, terutama sembelit.
Perubahan jadwal makan, berkurangnya asupan cairan pada siang hari, serta pola tidur yang berubah karena salat malam dapat memengaruhi kerja sistem pencernaan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Iranian Red Crescent Medical Journal menunjukkan adanya peningkatan keluhan konstipasi, kembung, serta rasa penuh di perut pada sebagian orang yang menjalankan puasa Ramadhan. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan beribadah apabila tidak diatasi dengan tepat.
BACA JUGA:Daftar Hp untuk Desain Grafis dan Konten Kreator
BACA JUGA:Cara Mendidik Anak dengan Menerapkan Pola Asuh
Agar puasa tetap lancar dan tubuh terasa nyaman, berikut lima langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi sembelit selama Ramadhan.
1. Perbanyak asupan serat alami
Selama berpuasa, sekitar 30 persen kebutuhan energi harian umumnya dipenuhi saat sahur dan sekitar 60 persen saat berbuka. Karena frekuensi makan berkurang, kualitas makanan menjadi sangat penting. Serat berperan dalam menambah volume feses dan membantu pergerakan usus agar lebih lancar. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat kurang dari 15 gram per hari berkaitan dengan meningkatnya risiko sembelit.
Pilihlah sumber serat alami seperti sayuran hijau, buah-buahan segar, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh. Oatmeal dapat menjadi menu sahur yang praktis sekaligus kaya serat. Smoothie berbahan buah yang mengandung banyak air, ditambah biji chia atau biji rami giling, juga dapat menjadi alternatif yang menyehatkan. Mengutamakan makanan utuh lebih dianjurkan daripada mengandalkan suplemen serat.
2. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Serat dan cairan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Meningkatkan konsumsi serat tanpa diimbangi asupan cairan yang memadai justru dapat memperparah sembelit. Mengonsumsi kurang dari 750 mililiter cairan per hari berisiko memicu konstipasi. Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan sekitar 11,5 cangkir cairan per hari untuk perempuan dan 15,5 cangkir untuk laki-laki.
Selama Ramadhan, biasakan minum air secara bertahap sejak berbuka hingga menjelang sahur. Hindari menenggak air dalam jumlah besar sekaligus. Warna urine dapat menjadi indikator sederhana kecukupan cairan; warna kuning pucat menandakan hidrasi yang baik, sedangkan warna yang lebih gelap menunjukkan perlunya tambahan cairan.
BACA JUGA:Cara Atasi HP Tidak Mau di Cas
BACA JUGA:Manfaat QRIS Bagi Pelaku Usaha
Sumber: