REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Founder Komunitas Peduli Puspa Langka Provinsi Bengkulu, Sofian SIP MSi, mengaku miris dan prihatin terhadap aksi pengerusakan bunga Rafflesia yang terjadi di Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab (OTB).
"Jelas kami sebagai pecinta alam dan Bunga Rafflesia khususnya merasa sedih dan prihatin. Karena bunga itu termasuk tumbuhan/bunga yang langka," ucapnya. Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pengrusakan Bunga Rafflesia bertentangan dengan Undang-Undang (UU) nomor 5 tahun 1990 pasal 21 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. BACA JUGA:Soal Proyek Ring Road Dilaporkan ke APH Sekda : Itu Hanya Miss Komunikasi BACA JUGA:DPO Aji Seri Tertangkap di Sumedang Dimana dalam pasal 21 ayat 1 tersebut dijelaskan, setiap orang dilarang untuk mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup ataupun mati. Kemudian mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke luar negeri. "Sehingga jelas orang yang melakukan pengrusakan terhadap Bunga Rafflesia karena dilindungi, maka orang itu sudah berlawanan dengan UU," terangnya. Sofian melanjutkan, apabila oknum yang telah melakukan pengerusakan terhadap Bunga Rafflesia tersebut sudah ditemukan. Pihaknya meminta kepada aparat yang berwenang agar ditindak sesuai dengan UU tersebut pada pasal 40. BACA JUGA:Terlibat Kasus Pidana, 2 ASN Tidak Dapat Pendampingan Hukum BACA JUGA:Proyeksi Angka Kemiskinan Turun 2 Persen Yang mana didalamnya berbunyi barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang sebagaimana dimaksud dalam pasal 21 ayat 1 dipidana dengan pidana kurungan penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. "Mereka harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku, ini supaya bisa menimbulkan efek jera dan tidak akan mengulanginya lagi. Serta menjadi pelajaran bagi oknum yang berniat melakukan hal serupa," ujar Sofian. Selain itu dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat, Bunga Rafflesia adalah keistimewaan alam yang dimiliki Provinsi Bengkulu. Sehingga sudah sepatutnya di lindungi, dicintai dan dilestarikan. "Bunga ini adalah bunga kebanggaan Bengkulu dan Indonesia mari kita jaga bersama," imbuhnya.Perusak Bunga Rafflesia Harus Dihukum
Jumat 23-09-2022,09:51 WIB
Reporter : ARI MUHAMMAD RIDWAN
Editor : NUNASA
Tags : #rejang lebong
#rafflesia dirusak otb
#perusak bunga rafflesia harus dihukum
#founder komunitas peduli puspa langka provinsi bengkulu
#bunga rafflesia
#aksi pengerusakan bunga rafflesia
Kategori :
Terkait
Rabu 15-04-2026,18:39 WIB
Jelang Keberangkatan Haji 2026, Kesehatan Jamaah Rejang Lebong Jadi Sorotan
Kamis 09-04-2026,10:54 WIB
Knalpot Brong Kian Meresahkan, Polres Rejang Lebong Lakukan Penindakan Cepat
Kamis 02-04-2026,13:57 WIB
Polres Kepahiang Luncurkan Ojek Kamtibmas, Strategi Baru Jaga Keamanan Masyarakat
Selasa 31-03-2026,06:49 WIB
Tak Berkutik, Aktivitas Sabung Ayam di Rejang Lebong Dibubarkan Aparat
Kamis 26-03-2026,13:42 WIB
Fokus PJU dan Penertiban Kendaraan Bertonase Besar
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,08:24 WIB
Sering Dipakai di Dapur, Ternyata Kapulaga Punya Khasiat Luar Biasa
Jumat 17-04-2026,09:26 WIB
Rutin Minum Air Kunyit Mentah? Ini Manfaat Luar Biasa bagi Tubuh
Terkini
Jumat 17-04-2026,09:26 WIB
Rutin Minum Air Kunyit Mentah? Ini Manfaat Luar Biasa bagi Tubuh
Jumat 17-04-2026,08:24 WIB
Sering Dipakai di Dapur, Ternyata Kapulaga Punya Khasiat Luar Biasa
Jumat 17-04-2026,07:24 WIB
Kulit Kusam dan Flek Hitam? Ini Alasan Sunscreen Jadi Kunci Utama Perawatan
Kamis 16-04-2026,16:32 WIB
Sekjen ATR/BPN: Samakan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
Kamis 16-04-2026,12:18 WIB