REJANG LEBONG. CURUPEKSPRESS.COM - Belum terdaftar pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar 4 persen yang disediakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada perangkat 52 desa yang belum terdaftar JKN tersebut, dipastikan jadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).
Disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rejang Lebong Suradi Rifai Sp MSi, jika jarak dari proses pengajuan dan pencairan anggran 4 persen untuk BPJS tersebut adalah 3 bulan. Sehingga jika pengajuan dilaksanakan pada akhir Oktober, November dan Desember, maka proses pemberkasan yang dilakukan tidak bisa dilanjutkan. Sehingga bisa dikatakan, untuk perangkat di 52 desa yang belum terdaftar di JKN itu dianggap belum menyerahkan berkas pengajuan. Untuk itulah sampai saat ini masih tersisa 52 desa lagi perangkat yang belum terdaftar JKN. BACA JUGA:Santriwati Korban Pencabulan Jalani Pemeriksaan Visum Et Psikiatri BACA JUGA:Karyawan Pabrik Tahu Tewas Mengenaskan, 4 Saksi Diperiksa Polisi "Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, saat ini memang masih ada 52 desa lagi yang perangkatnya belum terdaftar JKN. Dimana anggaran 4 persen BPJS yang disediakan melaui APBD akan dikembalikan terlebih dahulu ke SILPA," sampai Suradi. Masih dikatakan Suradi, dikarenakan anggaran tersebut dikembalikan ke SILPA. Perangkat desa dari 52 desa yang belum terdaftar di JKN tersebut dapat mengusulkan kembali pendaftaran JKN di Tahun 2023 kepada pihaknya. Dimana di Awal Tahun 2023 mendatang, proses pengajuan pemberkasan pendaftaran JKN akan mulai diinput kembali. "Untuk pengajuan kembali pendaftaran JKN, itu akan dilaksanakan di awal Tahun 2023 mendatang, dimana anggaran yang dikembalikan ke SILPA tersebut akan diambil kembali pada APBD 2023 mendatang," ucapnya. BACA JUGA:Sempat Nongkrong Bersama Saudara Kembar Korban BACA JUGA:DWP Dituntut Lebih Aktif, Sukseskan Pembangunan Daerah Berkenaan dengan hal tersebut Suradi mengingatkan, agar masing-masing perangkat desa pada 52 desa yang belum terdaftar di JKN. Segera mempersiapkan semua pemberkasannya untuk diajukan kepada pihak PMD. Jangan sampai nanti terlambat lagi mengajukan berkas pendaftaran JKN sampai batas waktu yang ditetapkan. "Sangat disayangkan jika perangkat desa tidak terdaftar pada JKN yang sudah disediakan BPJS. Untuk itu sejak dini saya mengingatkan agar perangkat desa mempersiapkan berkasnya," sampai Suradi. Disisi lain Suradi juga mengatakan, meskipun perangkat pada 70 desa lainnya sudah terdaftar di JKN. Namun masih banyak yang BPJS nya belum aktif karena anggaran yang disediakan belum dicairkan. BACA JUGA:BPKD Maksimalkan Capaian PAD BACA JUGA:SDN 2 Rejang Lebong, Gelar Pekan Prestasi Centre Sehingga BPJS baru bisa diaktifkan kembali pada awal tahun 2023 mendatang. "Berdasarkan data yang terhimpun, memang sudah ada perangkat dari 70 desa yang sudah mengusulkan pendaftaran JKN. Namun belum semuanya aktif dikarenakan masih ada banyak perangkat yang terlambat melakukan pencairan BPJS tersebut. Untuk itu kedepannya proses pendaftaran dan pencairan harus bisa diikuti sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan," singkat Suradi.Belum Terdaftar JKN, Anggaran BPJS Perangkat 52 Desa Jadi SILPA
Selasa 13-12-2022,13:37 WIB
Reporter : NICKO ADE CHRISTYAN
Editor : SARI APRIYANTI
Tags : #update rejang lebong
#update curup
#rejang lebong
#jaminan kesehatan nasional (jkn)
#informasi terkini rejang lebong
#informasi lebong
#informasi kepahiang
#dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (pmd) rejang lebong
#curupekspressdotcom
#curup ekspress
#berkas pendaftaran jkn
#berita update curup
#anggaran badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan
Kategori :
Terkait
Rabu 11-03-2026,19:34 WIB
Modus Bupati Rejang Lebong, Minta Jatah 15 Persen Ke Kontraktor
Minggu 08-03-2026,16:02 WIB
Pemkab Rejang Lebong Gelontorkan Rp 12,9 Miliar Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Lembak
Sabtu 07-03-2026,19:17 WIB
Jelang Idul Fitri 1457 H, TPID Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting
Sabtu 07-03-2026,14:45 WIB
Awal 2026 Ditemukan Dua Kasus Baru HIV, Total Penderita di Rejang Lebong Capai 119 Orang
Rabu 04-03-2026,20:01 WIB
Tiga Bulan Awal 2026, 46 Warga Rejang Lebong Digigit HPR, Satu Meninggal Positif Rabies
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,15:27 WIB
Tradisi atau Pemborosan? Menguak Fakta Food Waste saat Hari Raya
Kamis 19-03-2026,13:20 WIB
Nominal THR Anak yang Wajar Saat Lebaran, Ini Rekomendasinya!
Kamis 19-03-2026,08:00 WIB
Dampak Konflik Timur Tengah, Sri Lanka Ubah Sistem Kerja dan Distribusi BBM
Kamis 19-03-2026,14:00 WIB
Wanita Haid Tetap Dianjurkan Ikut Salat Id? Ini Penjelasannya
Kamis 19-03-2026,16:32 WIB
Harga Terjangkau, Fitur Melimpah! Redmi A7 Pro Hadir dengan Layar 6,9 Inci dan Kamera 50 MP
Terkini
Kamis 19-03-2026,16:32 WIB
Harga Terjangkau, Fitur Melimpah! Redmi A7 Pro Hadir dengan Layar 6,9 Inci dan Kamera 50 MP
Kamis 19-03-2026,15:27 WIB
Tradisi atau Pemborosan? Menguak Fakta Food Waste saat Hari Raya
Kamis 19-03-2026,14:00 WIB
Wanita Haid Tetap Dianjurkan Ikut Salat Id? Ini Penjelasannya
Kamis 19-03-2026,13:20 WIB
Nominal THR Anak yang Wajar Saat Lebaran, Ini Rekomendasinya!
Kamis 19-03-2026,08:00 WIB