KEPAHIANG, CURUPEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Kepahiang, telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Sarang Burung Walet yang diharapkan dengan Perda tersebut akan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pengusaha burung walet yang ada di Kabupaten Kepahiang.
Diketahui tahun 2022 ini, Pemkab Kepahiang menetapkan besaran target PAD dari Pajak Sarang Burung Walet, sebesar Rp 14 juta. Hanya saja yang bisa terealisasi sampai dengan Desember ini baru Rp 10 juta. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang, Jono Antoni yang dikonfirmasi, membenarkan tidak tercapainya realisasi PAD dari sektor Pajak Burung Walet tersebut. "Kita sudah berupaya maksimal untuk melakukan penagihan, hasilnya baru sebatas itu kemampuannya," ucap Jono. BACA JUGA:4 OPD Masih Rapor Merah BACA JUGA:Dugaan Perselingkuhan Oknum Kades Tidak Cukup Bukti Sambung Jono, dari target yang dibebankan kepada pihaknya untuk melakukan penagihan sebesar Rp 14 juta, yang bisa direalisasikan sebesar Rp 10 juta. "Kami sudah berupaya melakukan penagihan. Tapi alasan mereka gedung kosong dan tidak ada transaksi, kita juga tidak bisa memaksakannya," akunya. Namun ke depan tegas Jono, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pencapaian tersebut, agar bisa dimaksimalkan pada tahun 2023 mendatang. Wabup Kecewa SEMENTARA itu Wakil Bupati Kepahiang, H Zurdi Nata SIP, mengaku kecewa dengan pencapaian PAD Kepahiang yang setiap tahunnya selalu mengalami penurunan. BACA JUGA:Warek II IAIN Curup Lapor Polisi Soal Kasus Ini... BACA JUGA:Siap-siap Pendaftaran PPS Tinggal 4 Hari Lagi Bahkan Wabup meminta masing-masing OPD untuk bisa lebih gencar dalam menggali sumber PAD agar bisa kembali meningkatkan PAD Kepahiang. "OPD jangan hanya duduk saja gali semua potensi, jika perlu lakukan jempot bola agar apa yang ditargetkan bisa tercapai," ujarnya. Ditegaskannya, cukup banyak sumber PAD Kepahiang yang belum tergali maksimal, sehingga ini dibutuhkan kerja maksimal dari masing-masing OPD. "Jika selalu menunggu, kita akan seperti ini saja, bukan meningkat tapi bisa saja semakin menurun," tukasnya.Pajak Sarang Burung Walet di Kepahiang Hanya Hasilkan Cuan Segini !!
Selasa 27-12-2022,08:00 WIB
Reporter : IRWANSYAH
Editor : BELA RIZKI AGUSTIN
Tags : #update rejang lebong
#update curup
#target pad
#shin tae-yong
#rejang lebong
#pengusaha burung walet
#pendapatan asli daerah (pad)
#pemkab kepahiang
#pajak sarang burung walet
#operasi lilin
#kabupaten kepahiang
#jadwal piala aff
#informasi terkini rejang lebong
#informasi lebong
#informasi kepahiang
#indonesia vs thailand
#heru budi
#curup ekspres online
#curup ekspres
#bmkg
#berita update curup
#berita curup terkini
Kategori :
Terkait
Rabu 29-04-2026,18:22 WIB
Kasus Kematian Akibat Penyakit idak Menular Masih Tinggi di Rejang Lebong
Rabu 29-04-2026,18:20 WIB
Jelang Idul Adha, Warga Diminta Selektif Beli Hewan Kurban
Selasa 28-04-2026,13:51 WIB
Sentra Kekayaan Intelektual Kini Hadir di Rejang Lebong
Senin 27-04-2026,19:04 WIB
Lindungi Generasi Muda, Rejang Lebong Matangkan Raperbub Pencegahan Perkawinan Anak
Sabtu 25-04-2026,09:59 WIB
Program Cek Kesehatan Gratis di Rejang Lebong Semakin Diminati
Terpopuler
Selasa 05-05-2026,15:54 WIB
Solusi Alami Atasi Bekas Jerawat Membandel
Selasa 05-05-2026,14:14 WIB
Ratusan Tong Sianida-Merkuri Bebas Beroperasi di Panyabungan Jae, Kades Ngaku Kaget "Diduga Ada Beking"
Selasa 05-05-2026,12:54 WIB
Produk Perawatan Kulit Secara Alami Bakal Jadi Trend, Benarkah ?
Selasa 05-05-2026,14:54 WIB
Jangan Minum Teh dengan Makanan Ini !
Selasa 05-05-2026,18:15 WIB
Kasus DBD di Curup Diklaim Menurun, Warga Tetap Waspada
Terkini
Selasa 05-05-2026,18:15 WIB
Kasus DBD di Curup Diklaim Menurun, Warga Tetap Waspada
Selasa 05-05-2026,15:54 WIB
Solusi Alami Atasi Bekas Jerawat Membandel
Selasa 05-05-2026,14:54 WIB
Jangan Minum Teh dengan Makanan Ini !
Selasa 05-05-2026,14:14 WIB
Ratusan Tong Sianida-Merkuri Bebas Beroperasi di Panyabungan Jae, Kades Ngaku Kaget "Diduga Ada Beking"
Selasa 05-05-2026,12:54 WIB