Profil Adli Andesta, Mahasiswa IAIN Curup yang Wakili Indonesia ke Kuala Lumpur

Selasa 31-10-2023,19:17 WIB
Reporter : NIKE O
Editor : redaksi

 

CURUPEKSPRESS.COM - Adli Andesta merupakan mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, dari Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup. Adli sapaan akrabnya berhasil mewakili Indonesia di ajang Internasional Youth Innovation Summit Chapter Sumpah Pemuda di Kuala Lumpur.

Remaja yang lahir tanggal 30 April 2003 di Desa Tanjung Agung Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara, merupakan anak ke 4 dari 4 bersaudara. Buah hati dari pasangan, A Bakri dan Rohina, sehari - harinya lebih akrab disapa Adli. 

Terlahir di keluarga yang sederhana, ayahnya seorang petani, sedangkan ibunya bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). Sejak kecil, dia selalu dinasehati oleh ayahnya untuk selalu rajin beribadah, jujur dan baik terhadap sesama dan teguh dalam pendirian.

Nasehat inilah yang terus dirinya pegang sampai saat ini menghantarkan bisa ikut di berbagai ajang berprestasi. Ketika berumur 7 tahun, Adli memulai pendidikan di SD Negeri Tanjung Agung, kemudian setelah lulus melanjutkan pendidikannya di SMPN SMP Muhammadiyah Tanjung Agung. Setelah lulus dari SMP dirinya, mulai tinggal di Curup Rejang Lebong, sehingga dirinya melanjutkan SMA di MA Muhammadiyah Curup. 

BACA JUGA:

Saat ini Adli tentunya sedang menempuh pendidikan di kampus IAIN Curup, yang menjadi wadah dirinya dalam mengembangkan potensi diri, mengambil Prodi Manajemen Pendidikan Islam, dari Fakultas Tarbiyah, serta saat ini berada di semester 3. Sejumlah prestasi lain juga sudah ditorehkan Adli, mulai dari Duta Inspirasi Indonesia Batch 9, Menjadi delegasi Inspiring Leader Camp 2 tingkat Nasional 2023, Kemudian Tergabung dalam Komunitas Berani Bicara Indonesia, Kemudian Delegasi International Youth Innovation Summit Chapter Sumpah Pemuda Kuala Lumpur Malaysia 2023.

 

Menurut sosok yang satu ini ada moto yang terus dirinya pegang yakni, "Kemenangan hanyalah milik seseorang yang ingin mencoba dan terus mencoba, lebih baik mencoba tapi gagal daripada tidak mencoba sama sekali. 

Manusia tidak akan menjadi apapun sampai dia akan menjadi sosok yang dibentuk sendiri".

 

Sedikit cerita dari sosok yang satu ini, jika dirinya Duta Inspirasi Indonesia adalah sebuah prestasi yang bisa membuat saya merasa bangga telah berkontribusi positif untuk masyarakat, dalam memotivasi orang lain. Hal ini adalah peran yang menjadi sumber kebanggaan bagi dirinya yang mendapatkan kesempatan tersebut, andaikan saya tidak memilih jalan menjadi Duta Inspirasi Indonesia belum tentu dirinya terpilih sebagai delegasi International Youth Innovation Summit Chapter Sumpah Pemuda Kuala Lumpur Malaysia.

BACA JUGA:

Duta Inspirasi Indonesia telah merubah cara berpikir saya menjadi lebih positif, saya berharap sepulangnya saya dari Malaysia sebagai delegasi IYIS1 sosok ini bukan hanya bisa memotivasi orang-orang Indonesia terutama di lingkungan saya tetapi juga bisa memberikan Inspirasi di tingkat Global.

Kategori :