Ini Kombinasi Buah yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan

Sabtu 21-02-2026,10:00 WIB
Editor : Ab Gafur

 

CURUPEKSPRESS.COM - Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan buah tropis. Keragaman iklim dan tanahnya membuat berbagai jenis buah dapat tumbuh subur sepanjang tahun. Mangga, nanas, rambutan, dan manggis adalah beberapa contoh yang tidak hanya digemari karena rasanya, tetapi juga karena kandungan vitamin, mineral, dan serat yang mendukung kesehatan. Buah-buahan ini menjadi pilihan ideal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara alami.

Walau demikian, tidak semua buah dapat dikonsumsi bersamaan. Banyak orang menganggap bahwa segala jenis buah dapat dicampur sesuka hati, misalnya dalam salad buah atau jus campuran. Faktanya, ada kombinasi tertentu yang justru memicu ketidaknyamanan pada tubuh. Alih-alih memberikan manfaat maksimal, beberapa perpaduan buah bisa menyebabkan gangguan pencernaan, menurunkan penyerapan nutrisi, bahkan memicu kondisi kesehatan yang tidak diinginkan.

Konselor diet Dr. Swathi Reddy, seperti dikutip dari Health Shots, menjelaskan bahwa meskipun buah termasuk makanan yang sangat sehat, mencampurkan beberapa jenis buah dengan sayuran atau buah lain yang tidak sesuai dapat menimbulkan masalah pencernaan. Ketidaksesuaian komposisi pH, kandungan air, maupun waktu cerna membuat tubuh bekerja lebih keras sehingga memicu gejala seperti kembung, mual, hingga ketidakseimbangan metabolik. Dalam kasus tertentu, konsumsi campuran buah yang tidak tepat secara berulang dapat berkontribusi pada gangguan kesehatan jangka panjang.

Terdapat empat kombinasi buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan :

1. Melon dan semangka dengan buah lainnya

Semua jenis melon, termasuk cantaloupe, honeydew, dan semangka, memiliki karakteristik yang unik. Kandungan airnya sangat tinggi dan teksturnya mudah dicerna. Namun, justru karena sifat inilah melon sebaiknya tidak dikombinasikan dengan buah lain. Tubuh memproses melon dengan cepat, sementara buah lain memerlukan waktu cerna yang berbeda. Jika dikonsumsi bersamaan, proses pencernaan menjadi tidak sinkron dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman seperti kembung atau fermentasi berlebih di usus. Dr. Reddy menegaskan bahwa melon idealnya dimakan sendirian atau hanya dengan jenis melon lain.

2. Buah bertepung dengan buah tinggi protein

Buah seperti pisang termasuk buah bertepung, sedangkan jambu biji, kiwi, aprikot kering, alpukat, dan blackberry mengandung protein lebih tinggi dibanding buah lainnya. Memadukan dua kelompok ini dalam satu porsi, terutama dalam salad buah, dapat mengganggu keseimbangan pencernaan. Tubuh memerlukan lingkungan asam untuk memecah protein, sementara pati membutuhkan kondisi alkali. Ketika keduanya bertemu dalam sistem pencernaan, proses penghancuran makanan menjadi tidak optimal. Akibatnya, perut terasa berat, gas meningkat, dan nutrisi tidak terserap secara maksimal.

3. Buah asam dengan buah manis

Jeruk bali, stroberi, apel, delima, dan persik masuk dalam kategori buah asam atau sub-asam. Sementara itu, pisang dan kismis termasuk buah manis. Kedua kelompok ini tidak sebaiknya dicampur karena perbedaan tingkat keasaman dapat memicu reaksi yang menyebabkan iritasi pada pencernaan. Kombinasi buah asam dan manis juga sering dikaitkan dengan gejala seperti mual, rasa panas di perut, asidosis, dan sakit kepala. Reaksi kimia yang terbentuk dalam pencernaan membuat proses pemecahan makanan menjadi lebih lambat.

4. Pepaya dan lemon

Pepaya merupakan buah yang kaya enzim pencernaan seperti papain. Lemon mengandung asam sitrat tinggi. Ketika kedua buah ini dicampurkan, perpaduannya dapat memengaruhi metabolisme darah dan, menurut beberapa ahli, dapat berpotensi menimbulkan anemia atau ketidakseimbangan hemoglobin. Dr. Reddy mengingatkan bahwa kombinasi ini terutama tidak dianjurkan untuk anak-anak karena tubuh mereka lebih sensitif terhadap perubahan pencernaan dan metabolisme.

Memahami kombinasi buah yang tidak dianjurkan ini penting agar manfaat buah tetap optimal. Mengonsumsi buah secara terpisah atau sesuai kelompok cerna merupakan cara terbaik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan memaksimalkan penyerapan nutrisi. 

 

Kategori :