Pasca Bom Bunuh Diri, Polres RL dan Jajaran Perketat Pengamanan

Pasca Bom Bunuh Diri, Polres RL dan Jajaran Perketat Pengamanan

DOK/CE Kapolres RL AKBP Tonny Kurniawan SIK--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Pasca bom diri yang terjadi di Polsek Antas Anyar Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, Polres Rejang Lebong dan Polsek jajaran memperketat pengamanan di markas masing-masing.

Ini sebagaimana disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Tonny Kurniawan SIK.

"Sebagai antisipasi dan berkaca terhadap peristiwa bom bunuh diri yang terjadi Polsek Antas Anyar, saya sudah perintahkan personel Polres Rejang Lebong dan Polsek jajaran untuk meningkatkan serta memperketat pengamanan di markasnya masing-masing," ujar Kapolres, Kamis 8 Desember.

Hal ini kata Kapolres, jangan sampai kejadian serupa terjadi Polres Rejang Lebong dan Polsek jajaran. Makanya sebut Kapolres, mereka yang akan masuk ke Polres dan Polsek harus benar-benar diperiksa.

"Artinya, siapapun yang masuk ke dalam harus dipastikan aman. Sehingga pemeriksaan harus benar-benar diperketat," sampai Kapolres.

BACA JUGA:Pengumuman PPPK Guru, Februari 2023

BACA JUGA:Bupati Dukung Penuh Penataan Akses Reforma Agraria, Untuk Perlindungan Tanah

Lanjut Kapolres menerangkan, seluruh personel yang piket juga sudah diberikan arahan dalam menjalankan tugas. Dimana kata Kapolres meminta agar seluruh personel untuk benar-benar mengikuti standar operasional prosedur (SOP).

"SOP penting dijalankan, kami minta ini benar-benar dilakukan," kata Kapolres.

Sementara itu, dilansir dari Disway.id jika ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di Polsek Astana Anyar Bandung pada Rabu 7 Desember 2022 pukul 08.30 pagi saat dilakukan apel pagi.

"Polsek Astana Anyar sedang melakukan apel pagi, tiba-tiba seorang lelaki masuk dan mengacungkan senjata tajam dan tidak lama terdengar bunyi ledakan," kata Kapolrestabes Bandung Kombespol Aswin Sipayung.

Untuk diketahui dalam peristiwa bom bunuh diri, ada 10 korban yang 2 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. 

Sumber: