Bahas HUT Kota Curup

Bahas HUT Kota Curup

DOK/CE Pranoto Majid--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Dalam beberapa bulan ke depan merupakan momen peringatan hari ulang tahun (HUT) Kota Curup ke-143.

Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong mulai melakukan pembahasan awal bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Sebagaimana dikatakan Plh Sekda Rejang Lebong, Pranoto Majid SH MSi, bahwa rapat yang digelar di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati tersebut merupakan rapat pra persiapan pelaksanaan festival budaya daerah dan bazar UMKM dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Curup ke-143 tahun 2023.

"Dalam rangka mempersiapkan hari jadi Kota Curup yang jatuh pada bulan Mei mendatang, kami sekarang mulai melakukan rapat pra persiapan pelaksanaan festival budaya daerah dan bazar UMKM," sampainya.

BACA JUGA:Hore, TPP ASN Segera Cair, Total Anggaran Rp 33 Miliar

BACA JUGA:Target PKB dan Air Permukaan Rp 18 miliar

Dilanjutkan Pranoto, agar rangkaian-rangkaian kegiatan pada momentum HUT Kota Curup nanti berlangsung lancar dan sukses, maka sangat perlu untuk dilakukan persiapan dari jauh-jauh hari.

"Seperti yang kita lakukan dalam rapat pra pelaksanaan di Pendopo Rumdin ini. Bersama OPD-OPD teknis yang memang berkaitan secara langsung dengan festival budaya serta bazar UMKM," terangnya.

Menurut dia, festival budaya yang direncanakan ini salah satunya untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya di yang ada di Bumi Pat Petulai.

Ditambahkannya, pada event tersebut nantinya sebagaimana tahun-tahun terdahulu akan ditampilkan berbagai aktraksi kebudayaan, mulai dari tari-tarian, permainan hingga kuliner khas daerah.

BACA JUGA:Soal Penghapusan Honorer, Nasib 1.600 Honorer Digantung

BACA JUGA:Program Orang Tua Asuh, 141 Anak Masuk Data Penanganan Stunting

"Penting untuk terus melestarikan adat budaya yang dimiliki kepada masyarakat luas agar selalu eksis," tuturnya.

Selain itu, event festival budaya juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner UMKM maupun yang berasal dari ibu rumah tangga sebagai pengrajin (IRT).

Sumber: