Angka Pengangguran Capai 2.366 Orang, Gani : Perlu Dilakukan Job Fair

Angka Pengangguran Capai 2.366 Orang, Gani : Perlu Dilakukan Job Fair

A Gani SSos--

KEPAHIANG, CURUPEKSPRESS.COM - Terhitung sejak awal bulan Januari hingga Agustus 2023 ini. Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Kepahiang mencatat ada sebanyak 2.366 angka pengangguran di wilayah Kabupaten Kepahiang.

Dimana sepanjang tahun 2023 ini juga, ada sekitar 84 kartu tanda pencari kerja atau kartu kuning (AK 1) yang diterbitkan.

Kepala Disperinaker Kabupaten Kepahiang, A Gani SSos mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Kepahiang ini terbilang cukup tinggi.

Bahkan angka tersebut juga bisa mengalami penambahan dan juga bisa mengalami pengurangan hingga akhir tahun nanti.

"Pengangguran di Kabupaten Kepahiang sudah cukup banyak. Bahkan jumlah tersebut bisa mengalami perubahan seiring berjalannya waktu, bisa adanya penambahan dan juga bisa adanya pengurangan," ucap Gani.

BACA JUGA:

Dikatakan Gani, salah satu langkah yang semestinya harus diambil Pemkab Kepahiang untuk mengurangi angka pengangguran tersebut. Dengan cara melakukan kegiatan seperti job fair.

Dimana dikatakan Gani, job fair merupakan kegiatan yang mempertemukan pemberi kerja atau perusahaan dengan para pencari kerja.

"Perlu dilaksanakan job fair untuk meminimalisir angka pengangguran di Kabupaten Kepahiang. Hanya saja kita akan melakukan pendataan lebih lanjut terkait ada berapa banyak perusahaan di Kabupaten Kepahiang," terangnya.

Sementara itu untuk pelaksanaan job fair nya sendiri lanjut Gani, paling tidak akan dilaksanakan pada tahun depan. Hal itu dikatakannya, karena dirinya baru saja menjabat sebagai kepala Disperinaker yang baru.

"Solusinya ya melaksanakan job fair, tapi untuk tahun ini kemungkinan tidak dilaksanakan. Karena saya juga baru, kemungkinan besar tahun depan,’’ sampai Gani.

BACA JUGA:

Untuk diketahui, sepanjang 2023 hingga ini, 84 orang yang melakukan pengurusan Ak 1, paling banyak merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan total 22 orang.

Sedangkan tidak memiliki ijazah 13 orang, tamatan Sekolah Dasar (SD) 6 orang, SMP 2 orang, SMK 14 orang, Diploma 3 (D3) 12 orang, Diploma 4 (D4) 1 orang, dan Strata 1 (S1) 14 orang.

Sumber: