Cegah Kenaikan Harga Sembako, Disperindag Rejang Lebong Siap Gelar Operasi Pasar
Cegah Kenaikan Harga Sembako, Disperindag Rejang Lebong Siap Gelar Operasi Pasar-razik/ce-
CURUPEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diminta bergerak cepat untuk menahan potensi lonjakan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah dengan menggelar operasi pasar, guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Rejang Lebong, Anes Rahman, S.Sos., M.Sos., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana operasi pasar sebagai bentuk intervensi pemerintah menghadapi gejolak harga di pasaran.
“Menjelang Ramadan biasanya harga kebutuhan pokok mulai bergerak naik. Karena itu, operasi pasar menjadi salah satu langkah untuk menekan lonjakan harga agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Anes.
Ia menjelaskan, operasi pasar tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga untuk memastikan stok sembako mencukupi dan kualitas barang layak konsumsi. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan karena ada kecenderungan pedagang menaikkan harga secara sepihak saat permintaan meningkat.
“Kami akan melihat langsung kondisi di lapangan, baik dari sisi harga, ketersediaan barang, maupun kelayakan sembako yang dijual. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” ujarnya.
BACA JUGA:Bulog Rejang Lebong Siapkan 1.429 Ton Beras Jelang Ramadhan
BACA JUGA:Polres Rejang Lebong dan Bulog Gelar Gebyar Pasar Murah Sambut HUT RI ke-80
Anes menambahkan, dalam pelaksanaan operasi pasar nanti, Disperindagkop UKM akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat pengawasan dan dinas teknis lainnya, untuk memastikan kegiatan berjalan maksimal.
“Jika ditemukan pedagang yang menaikkan harga tidak wajar atau menjual barang yang tidak layak, tentu akan ada tindakan sesuai aturan,” tegasnya.
Ia berharap, dengan adanya operasi pasar, harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas lainnya dapat tetap terkendali selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan serta melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga di pasaran. Dengan sinergi semua pihak, stabilitas harga sembako di Rejang Lebong diharapkan tetap terjaga.
BACA JUGA:Eks Kepala SMPN 2 Rejang Lebong Diperiksa Kejari, Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Mencuat
BACA JUGA: Kejari Kepahiang Tetapkan dr HE Mantan Direktur RSUD jadi Tersangka Korupsi, Ini Kasusnya
Sumber: