Keseringan Gunakan Alat Ini Bisa Akibatkan Lumpuh Syaraf

Jumat 27-10-2023,02:00 WIB
Reporter : Sandia Jayanti
Editor : DESI AP

HEALTH, CURUPEKPRESS.COM – Di musim kemarau tentu rasanya gerah dari bangun hingga tertidur, apalagi untuk wilayah yang memang identik dengan suhu yang panas dan diterpa musim kemarau akan membuat kita membutuhkan pendingin ruangan agar terasa lebih sejuk.

Atau mengenakan kipas portable saat bepergian diluar. Hingga tertidur pun kita masih perlu kembali pendingin ruangan ini. Saat musim kemarau panjang alat pendingin udara sangat diperlukan, seperti ac dan kipas telah menjadi alat wajib yang harus digunakan.

Banyak diantara kita hingga saat ingin tidur pun butuh menghidupkan kipas angin agar tidur lebih nyenyak.

Dan ada juga yang merasa keganggu dengan adanya kipas angina karena kebisingan yang dihasilkan.

Berdasarkan laman Centers for Disease Control and Prevention(CDC), air conditioner rata rata dapat menimbulkan tingkat kebisingan hingga 60 desibel(dB).

Selain menghasilkan kebisingan terjadi bagi yang suka menggunakan kipas saat tidur dapat mempengaruhi penyakit lain.

Apakah anda tahu kesejukkan yang diberikan kipas saat kita tidur ternyata memiliki dampak yang berbahaya bila terlalu sering,loh!

 

BACA JUGA:

 

1. Hipotermia 

 

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastic hingga di bawah 35 derajat celcius.

Pengidap hipo memiliki tubuh yang cepat atau mudah untuk kehilangan suhu panas pada tubuh.

Walau resiko terkena hipo dengan kebiasaan tidur dengan kipas angin cukup kecil.

Namun, tetap perlu diperhatikan karena kipas angin akan memberikan suhu dingin yang tetap, tidak bisa turun atau menyesuaikan dengan keadaan ruangan.

Bila terjadi hipotermia maka  penderita akan merasa gelisah, kebingungan bahkan ada juga yang dapat mengalami koma hingga kematian.

Hipotermia harus segera ditangani bila telah dalam keadaan tidak bisa menenangkan diri atau telah benar-benar merasa kedinginan.

Karena rasa dingin tersebut pada pengidap hipo akan membuat tidak bekerjanya jantung, sistem saraf dan organ lainnya.

 

BACA JUGA:

 

2. Dehidrasi

 

Berdasarkan Public Health England, penggunaan kipas angina dalam waktu lama dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan cairan atau kita sebut dehidrasi.

Kenapa demikian? Tubuh akan kekurangan air saat berada di ruangan dingin dan kipas angina juga akan menambah kekurangan air pada tubuh.

Selain kekurangan cairan tiupan kipas, Tidur dengan menggunakan kipas angin akan membuat tubuh berada dalam keadaan dingin dalam waktu yang cukup lama.

Akibatnya, pori-pori kulit akan mengecil dan kulit pun akan menjadi kering, karena kulit membutuhkan kandungan air dalam darah yang mengalir di sekitar kulit

 

BACA JUGA:

 

3. Bell’s Palsy

 

Bagi tiap orang penyakit ini sangat awam untuk di dengar.

Bell Palsy sendiri  merupakan penyakit yang menjangkit sistem saraf pada wajah akibat suhu dingin yang dialami.

Suhu dingin tersebut dapat berasal dari kebiasaan tidur dengan kipas angin semalaman. 

Bell’s palsy merupakan kondisi lumpuhnya saraf wajah, saraf tersebut merupakan saraf ketujuh atau saraf fasialis.

Bagi yang mengalami ini maka kondisi wajahnya akan mengalami perubahan pada satu sisi. Dimana sisi tersebut menjadi melemah baik dari dahi hingga ke dagu.

Penderita akan sulit mengangkat alisnya atau sekedar tersenyum hal ini juga akan nampak karena sisi wajah tersebut melorot.

Itulah beberapa penyakit yang dapat anda alami bila terlau sering tidur dengan kipas angin yang menyala.

Jadi mulai ubah kebiasaan anda untuk mengurangi penggunaan tidur dengan kipas angin, yaa!

Kategori :