Soal Tawuran Pelajar, Cabdin Minta Sekolah Pembinaan Khusus

Soal Tawuran Pelajar, Cabdin Minta Sekolah Pembinaan Khusus

NICKO/CE Para pengawas SMA dan SMA Cabdin wilayah II Curup--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Menanggapi terjadinya kasus tawuran pelajar yang melibatkan beberapa siswa SMA/SMK di Rejang Lebong pada Selasa 27 September kemarin.

Pihak Cabang Dinas (Cabdin) wilayah II Curup menyarankan, agar pihak sekolah menanggapi hal ini dengan serius.

Dimana pihak sekolah harus melakukan pembinaan secara khusus terhadap para siswanya tersebut, khususnya siswa yang terlibat tawuran kemarin.

Sebagaimana disampaikan Pengawas SMK RL Azman Jayadi MPd, jika sampai saat ini permasalahan tersebut terus ditindaklanjuti.

BACA JUGA:Pelajar Tawuran Jalani Diversi, Cabdin Minta Sekolah Serius

BACA JUGA:Tak Mau Gabung dengan Bengkulu Utara, Warga Tuntut Permendagri 20/2015 Dibatalkan

Dimana saat ini Kepala Cabdin Inne Kristanti SP MSi, bersama para Kepsek dan seluruh perwakilan orang tua yang anaknya terlibat tawuran melaksanakan mediasi memenuhi panggilan pihak Polres RL.

"Sebagai bentuk rasa tanggung jawab kita kepada para siswa. Setelah memenuhi panggilan pihak polres untuk mengikuti mediasi. Kami sarankan agar sekolah-sekolah yang siswanya terlibat tawuran maupun sekolah lainnya yang tidak terlibat, untuk melakukan pembinaan khusus kepada para siswa. Baik itu pembinaan karakter, pembinaan mental dan akhlak, serta pembinaan lainnya yang dapat menjadikan siswa menghindari hal-hal seperti tawuran. Yang jelas kami juga akan menindaklanjuti hal ini sampai tuntas," ujar Azman.

Masih dikatakan Azman, selain menyarankan untuk melakukan pembinaan lebih lanjut.

Azman juga menyampaikan, agar kegiatan di sekolah lebih diperketat lagi dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya untuk pengembangan sekolah.

BACA JUGA:Terkendala Pembuatan Proposal, 1 Desa Belum Ajukan Pemberkasan BKK

BACA JUGA:Dewan Dukung Penambahan Saham di BaBe

Dimana dengan banyaknya kegiatan, kemungkinan besar siswa yang bersangkutan akan teralihkan fokusnya hanya untuk kegiatan perkembangan sekolah.

"Kami juga menyarankan, agar setiap SMA/SMK di RL nantinya memiliki banyak kegiatan yang sifatnya positif. Karena dengan begitu, siswa tidak akan sempat untuk melakukan kegiatan lain seperti tawuran. Hanya saja itu tergantung dengan kedisiplinan yang diterapkan di sekolahnya masing-masing," ucap Azman.

Lebih lanjut dikatakan Azman, berkenaan pasca terjadinya aksi tawuran.

Sudah disepakati oleh ketiga sekolah yang terlibat tawuran tersebut untuk meliburkan sementara para siswa nya.

BACA JUGA:Harga Cabai Mulai Guyur Turun

BACA JUGA:2022, HIV/Aids Serang 15 Warga RL

Hal itu dilakukan agar suasana pasca tawuran kemarin mendingin terlebih dahulu.

"Saat ini siswa SMA dan SMK kan baru saja selesai mid semester. Untuk itu kami mendukung dan mengizinkan ketiga sekolah tersebut meliburkan terlebih dahulu para siswa nya, agar kejadian kemarin tidak memanas dan terulang lagi. Yang jelas hari senin nanti semua siswa di sekolah tersebut sudah harus masuk kembali," sampai Azman.

Azman juga berharap, adanya kejadian ini dapat menjadi pengalaman untuk para siswa maupun pihak sekolah, agar tidak terulang lagi kedepannya.

Untuk itulah pihak Cabdin menyarankan dan menegaskan agar pihak sekolah yang bersangkutan memberikan pembinaan khusus kepada siswa nya.

BACA JUGA:Ketua dan Wakil OSIS

BACA JUGA:Oktober, Pencairan Sertifikasi Guru

"Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Dan permasalahan ini bisa secepatnya diselesaikan," singkatnya.

Sumber: