Sepanjang Tahun 2022, Puting Beliung Hantam RL 10 Kali

Sepanjang Tahun 2022, Puting Beliung Hantam RL 10 Kali

ILUSTRASI/NET--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Sepanjang tahun 2022 terhitung sejak Januari sampai saat ini, tercatat setidaknya ada 10 kali peristiwa angin puting beliung melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Ini sebagaimana disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Drs Shalahuddin melalui Kasi Kedaruratan, Rio Agustian.

"Dari awal tahun sampai sekarang kami sudah menangani peristiwa angin puting beliung di Rejang Lebong setidaknya 10 kali," katanya.

Lebih lanjut Rio memaparkan, 10 peristiwa angin beliung tersebut diantaranya pada Januari angin puting beliung terjadi di Dusun Air Nipis Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu.

BACA JUGA:2 Calon Anggota PPK Tak Hadir Tes Wawancara

BACA JUGA:DWP Dituntut Lebih Aktif, Sukseskan Pembangunan Daerah

Dimana kerugian material yang diakibatkan oleh angin tersebut sekitar Rp 4 juta. Lalu pada Februari angin puting beliung terjadi sebanyak 2 kali, antara lain di Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya yang mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Lalu terjadi juga di Desa Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya, yang mana kerugian material mencapai Rp 5 juta.

Kemudian pada April amukan angin puting beliung terjadi sebanyak 3 kali yang antara lain di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan, kerugian material mencapai Rp 10 juta.

Lalu di Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan, kerugian material mencapai Rp 4 juta. Angin puting beliung juga mengamuk di Kelurahan Dwi Tunggal Kecamatan Curup.

Dimana kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.

BACA JUGA:BPKD Maksimalkan Capaian PAD

BACA JUGA:Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Karyawan Pabrik Tahu

Selanjutnya pada Juli angin puting beliung kembali terjadi di Kelurahan Tempel Rejo Kecamatan Curup Selatan. Dimana kerugian meterial yang dialami mencapai Rp 7,5 juta.

Pada September angin puting beliung melanda Desa Bangun Jaya Kecamatan Bermani ulu Raya, mengakibatkan kerugian mencapai Rp 5 juta.

Kemudian pada Oktober peristiwa angin puting beliung terjadi sebanyak 2 kali antara lain, di Kelurahan talang Rimbo Kecamatan Curup Tengah, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Lalu terakhir angin puting beliung juga mengamuk di Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.

BACA JUGA:SDN 2 Rejang Lebong, Gelar Pekan Prestasi Centre

BACA JUGA:SMP Negeri 4 Rejang Lebong, Puncak P5 Diisi Bazar dan Pameran

"Dari 10 peristiwa angin puting beliung yang mengamuk di Rejang Lebong itu, kerugian meterial yang dialami karan angin menghantam rumah warga. Ada yang terdampak sampai 6 keluarga," terangnya.

Sementara itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada. Terlebih lagi belakangan ini kondisi angin di wilayah Rejang Lebong kerap mengalami badai.

Yang mana menurutnya, bisa mengakibatkan pohon atau tiang listrik tumbang.

"Bagi warga yang bermukim atau bertempat tinggal di bawah pepohonan besar, mohon untuk diperhatikan. Kalau ada ranting yang mulai lapuk, sebaiknya segera dilakukan peremajaan pohon. Dengan begitu bisa meminimalisir terjadinya bencana dan musibah," pungkasnya. 

Sumber: