Menikmati Dunia Bawah Laut di Pantai Tanjung Karang Sulawesi Tengah

Menikmati Dunia Bawah Laut di  Pantai Tanjung Karang  Sulawesi Tengah

Scrensoot wisata-Ist-

NASIONAL, CURUPEKSPRESS.COM - Datang ke Sulawesi Tengah, memang menjadi surga untuk menikmati alam bawah laut. Termasuk jika anda mengunjungi Pantai Tanjung Kdang yang ada di Kota Palu Sulawesi Tengah yang satu ini.

Paslanya pantai hang satu ini menjadi lokasi yang favorit untuk melihat alam bawah laut, pesonanya memang sangat indah. Pasalnya disini terdapat dua kapal karam yang menjadi lokasi utama biota laut, bunga-bunga terumbuh karang yang tumbuh di bagian-bagian kapal yang memiliki panjang 80 meter ini menjadi obyek pemandangan yang cantik bagi para penyelam. 

Ditambah dengan cukup banyak biota laut yang menjadikan bangkai kapal ini tempat tinggal mereka.

Keaneka ragaman dan keunikan bentuk tubuh makhluk-makhluk laut ini memberikan panorama tersendiri.

Bila Gili Raja berada di kedalaman 40 meter, maka ‘wreck’ kapal bernama ‘Mutiara’ berada di kedalaman yang lebih rendah, sekitar 20 meter.

Namun kapal yang satu ini tidak begitu dalam, tetapi tetap menjadi pemandangan indah, dari bibir pantai anda bisa melihat  bangkai kapal yang tergeletak kurang lebih dengan jarak  2 Km dari bibir pantai. 

BACA JUGA:

Pantai ini diperindaah dengan Perairan yang  memiliki 17 gugusan bunga karang sebagai pelengkap keindahan bawah lautnya. Beberapa diantara nya adalah Irmis block, Natural Reef, Alex Point, Green Wall, Rocky Point, Anchor Reef, House Reef dan lain-lain. Spot-spot penyelaman tersebut terletak menyebar di radius 20 Km-an dan 14 diantara nya berada tidak jauh dari garis pantai.

Tidak sampai disitu saja, berjalan 5 meter dari garis pantai, wisatawan bisa menggunakan snorkel untuk menikmati biota dan terumbu karang yang menjadi bagian dari spot penyelaman House Reef. 

Serta untuk penggemar dan hobi memancing, perahu-perahu juga bisa di sewa untuk membawa pengunjung ke wilayah berkarang dengan kedalaman air yang cukup.

Kerapu,Yellow Fin Tuna, Baronang dan Kakap yang menjadi spesies ikan di perairan ini kerap menjadi santapan utama di pantai ini. Jika  beruntung, dilokasi ini anda juga bisa melihat kawanan lumba-lumba, sembar  menikmati pemandangan terbuka di Teluk Palu dan Selat Makassar dengan kesibukan kapal yang keluar masuk Pelabuhan Pantoloan serta perahu nelayan di teluk Palu.

Pantai yang satu ini berada hampir 40 Km dari pusat kota Palu, berjalan menuju ke Pantai Tanjung Karang ini akan melewati pusat kota Donggala.

BACA JUGA:

Deretan perahu-perahu kayu yang berlabuh atau bersandar di pelabuhan Donggala akan menyambut kedatangan wisatawan yang akan mengunjungi pantai tersebut.

Bentangan pasir yang putih adalah obyek paling mencolok yang akan terlihat di pantai ini dengan pasir nya yang lembut begitu indah tertimpa kemilau sang surya. Kejernihan air nya juga sungguh mengagumkan.

Semakin menjauh dari bibir pantai hamparan nya berubah warna menjadi biru kehijauan. Di seberang nya, barisan pegunungan berdiri gagah seakan mempertontonkan dirinya untuk memanjakan mata wisatawan.

Iringan awan putih yang berbaris menjadi pernik yang unik di puncak-puncak nya. Perahu-perahu kayu milik para nelayan yang mencari ikan di perairan ini  turut mempertebal nuansa pesisir yang ada.

Sumber: