LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Pasca ditemukannya satu kasus penderita gagal ginjal akut (GGA) pada anak yang berumur 4 tahun di Kabupaten Lebong.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Loka Rejang Lebong, langsung melakukan pemeriksaan dan sosialisasi terhadap sejumlah apotek yang berada di wilayah tersebut. Dalam sosialisasi itu juga pihaknya merilis nama-nama 5 obat sirup yang ditarik peredarannya. Adapun ke 5 obat sirup yang dilarang beredar yakni Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops. Kelimanya merupakan intruksi resmi yang dikeluarkan oleh BPOM Pusat. BACA JUGA: Disebut Jarang Ngantor Sejak Awal Agustus Camat SBU Bantah Pernyataan Dewan BACA JUGA: Pemkab Peringati Hari Santri Nasional PFM Ahli Pertama BPOM Loka Rejang Lebong, Muhammad Arif SFar Apt mengatakan, kelimanya ditarik karena dinilai memiliki kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman dikonsumsi manusia. "Setelah dikeluarkan instruksi terbaru dari BPOM pusat mengenai obat-obat yang aman untuk dikonsumsi, jadi kami melakukan pemeriksaan sekaligus sosialisasi kepada apotek-apotek yang ada di Lebong. Agar tidak menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat," ungkap Arif. Disampaikan Arif, kelima obat yang dilarang berdasarkan intruksi BPOM pusat tersebut karena dinilai memiliki kandungan cemaran EG dan DEG yang melebihi ambang batas aman. Maka bagi apotek yang menjual selain 5 obat tersebut dipastikan aman untuk dikonsumsi. BACA JUGA: Korban Sodomi Trauma Pelaku Ngaku Khilaf BACA JUGA: TNI Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Melalui Pembuatan Sumur Bor "Untuk kelima obat yang dilarang BPOM telah mengeluarkan surat penarikan kepada produsen-produsen obat. Untuk waktu penarikan sendiri akan dilakukan oleh distributor atau sales pemegang merk dagang," lanjut Arif. Kendati terdapat satu anak penderita gagal ginjal akut yang terjadi di wilayah tersebut pihaknya mengaku belum dapat menarik kesimpulan apakah pasien mengkonsumsi obat yang memiliki keterkaitan dengan kejadian gagal ginjal akut seperti isu yang beredar saat ini. "Masih ada beberapa faktor risiko penyebab kejadian gagal ginjal akut, seperti, infeksi virus, bakteri Leptospira, dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C). Maka yang terjadi di Lebong ini, masih akan di lakukan penelitian lebih lanjut terkait obat apa yang di konsumsi sebelumnya," singkatnya.Ditemukan 1 Penderita GGA BPOM, Sidak Apotik dan Rilis Jenis Obat Dilarang Edar
Selasa 25-10-2022,13:00 WIB
Reporter : ADITYA MAHENDRA PUTRA
Editor : RICI DWI
Kategori :
Terkait
Sabtu 14-03-2026,19:33 WIB
Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Lebong Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026
Senin 09-03-2026,15:00 WIB
Kosmetik Tanpa Izin Edar Makin Marak di Marketplace, Ini Temuan Terbaru BPOM
Rabu 11-02-2026,16:56 WIB
BPOM Terapkan Nutri Grade 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Industri
Selasa 10-02-2026,19:00 WIB
Pemerintah Siapkan Label Peringatan Gula Tinggi pada Makanan dan Minuman, Ini Tujuannya
Senin 02-02-2026,05:52 WIB
Bikin Kaget ! BPOM Umumkan 26 Skincare Berbahaya yang Banyak Dipakai
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,15:19 WIB
Liburan Aman Bersama Anak di Lebaran 2026, Ini Imbauan Penting dari IDAI
Sabtu 21-03-2026,15:40 WIB
Makan Daging Tanpa Rasa Waswas, Ini Tips Menjaga Kolesterol Usai Lebaran
Terkini
Sabtu 21-03-2026,15:40 WIB
Makan Daging Tanpa Rasa Waswas, Ini Tips Menjaga Kolesterol Usai Lebaran
Sabtu 21-03-2026,15:19 WIB
Liburan Aman Bersama Anak di Lebaran 2026, Ini Imbauan Penting dari IDAI
Jumat 20-03-2026,16:50 WIB
5 Trik Jitu Memasak Rendang Lebaran agar Empuk, Gurih, dan Tahan Lama
Jumat 20-03-2026,15:48 WIB
Mau Mudik Tanpa Mual? Hindari 4 Jenis Asupan Ini Sebelum Berangkat
Jumat 20-03-2026,14:46 WIB