REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana alam yang bisa saja terjadi kapan saja.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, Drs Shalahuddin melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Buldani khususnya bagi masyarakat yang bermukim atau bertempat tinggal disekitar bantaran sungai. Dimana pada musim hujan seperti sekarang debit air pada sungai bisa meluap hingga menyebabkan banjir. "Dalam menghadapi cuaca ekstrim belakangan ini, curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan air sungai meluap dan air bah secara tiba tiba, maka diharapkan masyarakat untuk tetap waspada," ucapnya. BACA JUGA: SMPIT KU Sosialisasi Kasus Perundungan BACA JUGA: Peringatan Hari Santri 2022 2 Santri SDIT Semarak Raih Juara Story Telling Lanjut Buldani, bagi masyarakat yang sering melakukan aktifitas di air diminta untuk mengurangi aktifitas tersebut. Sebagai contoh bagi pencari ikan dan yang ke kebun harus menyeberangi sungai. "Ini sangat di wanti-wanti untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. Dirinya juga menjelaskan, berkaca pada kejadian yang baru-baru ini terjadi. BACA JUGA: ANBK Tingkat SD Dilaksanakan 4 Gelombang BACA JUGA: Hasil Rilis Terbaru BPOM Ini Daftar 3 Obat Sirop yang Dilarang Beredar Dimana ada 2 orang warga Rejang Lebong yang hanyut terseret arus sungai hingga korban tewas tidak terselamatkan. "Kasusnya sama-sama sedang melakukan aktifitas di sungai, namun karena debit air yang begitu besar sehingga ikut terseret arus," beber Buldani. Selain itu lanjutnya, bagi warga yang bermukim atau berada di pinggir tebing juga rentan terjadi longsor. Karena jika suatu daratan dihantam hujan terus-menerus, maka tanah itu akan menjadi gembur. BACA JUGA: SUKSES! Fakultas FUAD IAIN Curup Gelar Yudisium Perdana, Luluskan 95 Mahasiswa BACA JUGA: Bupati Panggil Camat Jarang Ngantor Oleh karenanya, kata Buldani, masyarakat diminta untuk ekstra waspada dan apabila terjadi bencana bisa segera menghubungi relawan bencana yang ada di masing-masing desa dan kelurahan. "Kalau terjadi bencana segera hubungi pihak-pihak terkait, mulai dari relawan bencana hingga kepolisian," ujarnya. Diberitakan sebelumnya, BPBD Kabupaten RL mencatat terdapat 2 warga di Kabupaten RL tewas akibat hanyut di sungai. Yang mana peristiwa tersebut terjadi 2 hari berturut-turut. BACA JUGA: Jadi Bandar Togel Warga Pulo Geto Diciduk Polisi BACA JUGA: Disiplin ASN Kendor, Bupati Gelar Apel Dadakan "Dalam kurun waktu 2 hari terakhir ini kami telah mengevakuasi 2 orang warga yang tewas karena hanyut di sungai. Namun keduanya berbeda waktu dan lokasi," sampainya. Diterangkan Buldani, 1 warga merupakan warga Desa Karang Baru Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) yang hanyut di sungai pada saat sedang memancing ikan pada Minggu 23 oktober lalu. Kemudian 1 warga lagi merupakan warga Desa Seguring Kecamatan Curup Utara yang hanyut di sungai ketika hendak pulang dari kebun dengan menyebrangi sungai, pada Senin 24 oktober lalu.Intensitas Hujan Tinggi, Harus Peka Bencana
Rabu 26-10-2022,13:00 WIB
Reporter : ARI MUHAMMAD RIDWAN
Editor : RICI DWI
Kategori :
Terkait
Senin 04-05-2026,16:27 WIB
Waspada Red Flag Daycare, Berikut Tips Memilih Lokasi Penitipan Anak
Sabtu 02-05-2026,20:04 WIB
Buah Ini Cocok Bagi Penderita Penyakit Jantung!
Rabu 29-04-2026,18:22 WIB
Kasus Kematian Akibat Penyakit idak Menular Masih Tinggi di Rejang Lebong
Rabu 29-04-2026,18:20 WIB
Jelang Idul Adha, Warga Diminta Selektif Beli Hewan Kurban
Rabu 29-04-2026,16:17 WIB
Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-Tanda Hipotiroid yang Perlu Diwaspadai
Terpopuler
Selasa 05-05-2026,15:54 WIB
Solusi Alami Atasi Bekas Jerawat Membandel
Selasa 05-05-2026,18:15 WIB
Kasus DBD di Curup Diklaim Menurun, Warga Tetap Waspada
Terkini
Selasa 05-05-2026,18:15 WIB
Kasus DBD di Curup Diklaim Menurun, Warga Tetap Waspada
Selasa 05-05-2026,15:54 WIB
Solusi Alami Atasi Bekas Jerawat Membandel
Selasa 05-05-2026,14:54 WIB
Jangan Minum Teh dengan Makanan Ini !
Selasa 05-05-2026,14:14 WIB
Ratusan Tong Sianida-Merkuri Bebas Beroperasi di Panyabungan Jae, Kades Ngaku Kaget "Diduga Ada Beking"
Selasa 05-05-2026,12:54 WIB