REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Longsor kembali terjadi di jalan penghubung antara Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara dan Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup, pada Selasa 8 November dini hari.
Longsor tersebut terjadi akibat dihantam derasnya air Sungai Musi, yang sejak Senin 7 November sampai dengan Selasa 8 November dini hari kemarin kawasan tersebut diguyur hujan lebat yang cukup lama. Kepala Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara, Ruslan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. "Benar telah terjadi longsor persis di titik dimana pada 1 September lalu terjadi longsor di area itu," ungkapnya. BACA JUGA:Isi Kuliah Umum di SMAN 4 RL, Danrem Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter BACA JUGA:Paripurna Molor 2 Jam, Anggota Dewan Ini Minta Jangan Dibiasakan Lanjut Kades, dalam peristiwa longsor yang terjadi kali ini pun memiliki diameter yang hampir sama dengan diameter longsor pertama yakni berkisar 5 meter. "Diameter longsor juga lumayan besar dan persis seperti longsor perdana waktu itu," ucapnya. Masih dikatakannya, pada saat longsor pertama yang terjadi pada 1 September lalu, sempat dilakukan penimbunan dan pelapis tebing menggunakan kayu kelapa sebagai penyanggah sementara oleh Pemkab RL. Namun tampaknya upaya tersebut tidak maksimal dan belum mampu menahan derasnya terjangan air Sungai Musi ketika debit air sedang tinggi. "Karena memang setelah upaya penimbunan itu dilakukan, arus lalu lalang masyarakat baik yang menggunakan motor ataupun mobil sudah normal kembali. Tapi yang terjadi hari ini (kemarin, red) aktivitas di jalan ini harus dihentikan lagi," beber Kades. BACA JUGA:RL Bakal Kedatangan Artis Ibukota, Angkat Pariwisata RL BACA JUGA:Heboh, Oknum Pejabat VCS Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong (RL) yang sempat turun ke lokasi juga mengatakan, oleh karena kondisi jalan urgen untuk dilewati masyarakat untuk sementara waktu jalan tersebut ditutup. "Kondisinya cukup berbahaya, jadi terpaksa harus dilakukan penutupan jalan," ujarnya. BACA JUGA:Proyeksi DAK 2023 Turun Drastis, Riswan: Hanya Rp 28 Miliar BACA JUGA:Dinkes RL Meriahkan HKN Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang kerap melintas jalan tersebut, untuk mencari jalan alternatif lain sebagai solusi. Masyarakat bisa lewat jalan Desa Batu Panco sebagai alternatif. Meskipun jauh dan memutar, namun jalan itu yang menjadi solusi terdekat untuk saat ini. "Kalau tetap lewat jalan situ bisa bahaya, karena tanah timbunan yang masih tersisa di atasnya itu juga sudah retak. Jadi diharapkan kepada masyarakat agar dapat mengikuti imbauan dimaksud," tandasnya.Sempat Ditimbun, Jalan Dusun Sawah Kembali Longsor dan Nyaris Putus
Rabu 09-11-2022,15:06 WIB
Reporter : ARI MUHAMMAD RIDWAN
Editor : SARI APRIYANTI
Tags : #longsor
#kelurahan talang benih kecamatan curup
#jalan desa batu panco
#desa dusun sawah kecamatan curup utara
#badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) kabupaten rejang lebong (rl)
Kategori :
Terkait
Kamis 12-12-2024,08:17 WIB
Selama 2024 Bencana Longsor Mendominasi di Rejang Lebong, Total Perbaikan Capai Miliaran
Jumat 06-12-2024,09:15 WIB
Pipa Putus Akibat Longsor, Distribusi Air Perumda di Sejumlah Wilayah Terganggu
Senin 12-02-2024,22:33 WIB
Jalan Lintas Curup-Lebong Sudah Kembali Normal
Minggu 11-02-2024,17:50 WIB
Jalan Lintas Curup Lebong Kembali Tertimbun Longsor
Senin 21-08-2023,08:36 WIB
12 Desa Tangguh Bencana Dibina. Berikut Nama Desanya..
Terpopuler
Terkini
Sabtu 11-04-2026,10:40 WIB
Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya tentang Radiasi Ponsel dan Dampaknya bagi Kesehatan
Sabtu 11-04-2026,08:36 WIB
Dampak Buruk Minuman Manis bagi Kesehatan Anak yang Sering Diabaikan
Sabtu 11-04-2026,06:40 WIB
Mulai April 2026, Pegawai BGN Terapkan WFH dan WFO Secara Bergilir
Sabtu 11-04-2026,06:36 WIB
Bikin Perut Kenyang Lebih Lama, Ini Daftar Buah yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan
Jumat 10-04-2026,19:22 WIB