Waspada, Cuaca Masih Ekstrem, Pengendara Diharapkan Hati-hati

Waspada, Cuaca Masih Ekstrem, Pengendara Diharapkan Hati-hati

Adit/CE Longsor yang terjadi di kecamatan Rimbo Pengadang, Selasa (28/3) kemarin.--

LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong mengimbau warga di 12 kecamatan untuk mewaspadai potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut sejak sepekan ini.

Mengingat sebelumnya beberapa wilayah di wilayah Lebong mulai dari Kecamatan Lebong Utara, Kecamatan Amen, Kecamatan Uram Jaya dan Kecamatan Rimbo Pengadang dilanda banjir serta longsor.

“Sekarang ini karena cuaca ekstrem, maka semua kecamatan rawan terhadap bencana banjir dan longsor,” kata Kepala BPBD Lebong Tantomi SP.

Tantomi meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.

BACA JUGA:Siap-siap, Pasar Murah Rejang Lebong akan Digelar di 4 Titik

BACA JUGA:Gelapkan Uang Rp 2 M, Warga Desa Tebat Monok di Amankan, Ini Modusnya

Apabila melakukan aktivitas di luar rumah, dirinya menyarankan warga untuk menghindari daerah sungai, tebing dan pohon-pohon yang rawan tumbang.

“Terbaru kejadian bencana di Lebong ini terjadi di Kecamatan Rimbo Pengadang berupa longsor yang mengakibatkan macet sepanjang 3 kilo, kemudian ada banjir di Desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah puluhan rumah terendam. Namun dari keseluruhan bencana yang melanda dipastikan tidak ada korban jiwa, hanya beberapa fasilitas umum dan rumah warga yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saat ini pihaknya meminta warga yang memiliki pohon besar di lingkungan sekitar untuk segera memangkas pohon-pohon itu karena akan berpotensi tumbang ketika terjadi angin kencang.

Kemudian bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dia mengimbau agar segera mengungsi ke tempat aman saat hujan lebat dan banjir.

“Mohon segera dilaporkan kejadian bencana ini dan meminta pertolongan segera dari pemerintah terdekat,” ucapnya.

Selain itu, BPBD pun mengaku saat ini sudah menyiagakan beberapa sarana dan prasarana saat bencana alam terjadi, yakni berupa perahu karet, alat berat, dapur umum dan lainnya.

Kemudian para petugas pun telah meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana dan siap siaga menangani berbagai laporan yang akan masuk nantinya.

“Kami siap siaga terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini,” singkatnya.

Sumber: