Kulit Kusam Meski Pakai Moisturizer? Ini Cara Pemakaian yang Benar

 Kulit Kusam Meski Pakai Moisturizer? Ini Cara Pemakaian yang Benar

Pentingnya memahami cara tepat memakai moisturizer untuk hasil yang maksimal.--

CURUPEKSPRESS.COM - Penggunaan moisturizer atau pelembap merupakan salah satu langkah mendasar dalam rutinitas perawatan kulit. Meskipun terlihat sederhana, tahap ini memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Tidak sedikit orang yang menganggap pelembap hanya sebagai pelengkap, padahal pemakaian yang tepat dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kulit wajah.

Secara umum, moisturizer berfungsi untuk menghidrasi kulit sekaligus mengunci kadar air agar tidak mudah menguap. Fungsi ini sangat penting untuk menjaga skin barrier atau lapisan pelindung kulit tetap optimal. Skin barrier yang sehat mampu melindungi kulit dari paparan polusi, bakteri, serta iritasi akibat faktor lingkungan. Oleh karena itu, memahami cara penggunaan pelembap yang benar menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Dari segi tekstur, moisturizer umumnya memiliki konsistensi yang lebih kental dibandingkan toner atau serum. Hal ini disebabkan oleh kandungan bahan aktif di dalamnya, terutama humektan seperti gliserin dan hyaluronic acid. Kedua bahan tersebut berperan dalam menarik air ke dalam lapisan kulit dan mempertahankan kelembapan agar kulit tidak terasa kering maupun tertarik.

Karena teksturnya yang lebih berat, pelembap sebaiknya diaplikasikan setelah menggunakan produk dengan konsistensi lebih ringan, seperti toner dan serum. Urutan ini bertujuan agar setiap produk dapat bekerja secara maksimal tanpa terhalang lapisan sebelumnya. Seorang dokter spesialis kulit, Dr. Pooja Rambhia dari Union Derm, New York, menyarankan agar moisturizer digunakan pada kulit yang telah dibersihkan secara menyeluruh.

Ia merekomendasikan pemakaian pelembap sekitar 60 detik setelah mencuci wajah. Waktu ini dinilai cukup untuk membantu kulit mempertahankan kelembapan alaminya. Selain itu, kondisi kulit setelah dibersihkan masih berada dalam keadaan optimal untuk menerima produk perawatan selanjutnya.

Menariknya, setelah mencuci wajah, kulit sebaiknya tidak langsung dikeringkan sepenuhnya dengan handuk. Kulit yang masih sedikit lembap justru memiliki kemampuan penyerapan yang lebih baik. Dalam kondisi ini, bahan-bahan pelembap dapat bekerja lebih efektif karena air yang tersisa di permukaan kulit akan "dikunci" oleh moisturizer.

Saat kulit masih agak basah, pelembap akan membentuk lapisan pelindung yang membantu menjaga hidrasi lebih lama. Hasilnya, kulit akan terasa lebih kenyal, halus, dan tampak bercahaya. Cara sederhana ini sering kali terlewatkan, padahal dampaknya cukup signifikan bagi kesehatan kulit.

Dalam hal jumlah pemakaian, gunakan moisturizer secukupnya, kurang lebih sebesar satu butir anggur. Aplikasikan dengan gerakan lembut, dimulai dari bagian tengah wajah ke arah luar. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi, terutama pada area sensitif seperti sekitar mata. Apabila masih terdapat sisa produk di telapak tangan, ratakan ke area leher dan dada bagian atas agar perawatan kulit menjadi lebih menyeluruh.

Penggunaan pelembap juga dianjurkan dilakukan secara rutin dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. Pada pagi hari, pemakaian moisturizer sebaiknya diikuti dengan penggunaan tabir surya. Sunscreen berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat merusak skin barrier, memicu penuaan dini, serta menyebabkan berbagai masalah kulit lainnya.

Dengan memahami fungsi, urutan, waktu, serta teknik pemakaian yang tepat, pelembap dapat bekerja secara optimal dalam mengunci kelembapan dan melindungi skin barrier. Pemakaian moisturizer secara rutin dan benar tidak hanya membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, tetapi juga membuatnya tampak lebih sehat, halus, dan bercahaya dalam jangka panjang. 

 

Sumber: