Monyet Bikin Geger! Ini Ceritanya...

Monyet Bikin Geger! Ini Ceritanya...

IST/CE Tim saat hendak mengamankan monyet liar yang menyerang warga beberapa hari lalu.--

REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Seekor monyet liar sempat membuat geger warga Desa Sambirejo beberapa hari terakhir. Sampai saat ini belum juga berhasil diamankan.

Ini sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Feri Najjamudin, jika sebelumnya monyet tersebut sempat berhasil ditangkap, hanya saja kembali lepas karena memberontak kabur dari jeratan tim.

"Sebenarnya sempat kami tangkap, cuma lepas lagi karena memberontak," katanya.

Lanjut Feri, kini monyet tersebut lari dan kabur ke desa lain. Namun meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi dekat monyet lepas.

BACA JUGA:Gegara Kasus Ini, Mantan Dewan jadi Buronan Kejaksaan

BACA JUGA:Waspada!! Angin Badai Serang Kepahiang, Tenda Posyan Porak Poranda

"Insyaallah akan kami pantau terus dimana posisi monyet tersebut," ujarnya.

Dalam upaya pengamanan dan evakuasi monyet liar tersebut sambung Feri, pihaknya bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti KSDA, Satpol PP, Kepala Puskeswan, Distankan sampai rekan anggota Perbakin

"Jadi disini kami tidak sendiri, tapi melibatkan banyak pihak yang juga berwenang dalam pengamanan monyet liar itu," sampainya.

Diberitakan sebelumnya, seekor monyet liar dalam kurun waktu 5 hari ini menyerang rumah Sinta, merupakan warga Dusun 4 Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang.

Bahkan serangan monyet ini sudah membuat penghuni rumah khawatir dan cemas, lantaran monyet tersebut sudang mulai bertingkah menakutkan penghuni rumah, dengan menendang tedmond. 

BACA JUGA:Dua Kadis Dinonjobkan, Ini Kasusnya...

BACA JUGA:Jaksa Bongkar Kasus Korupsi DD/ADD Rp 576 Juta

Yang ditakutkan monyet tersebut mulai turun dari atap dan memecah kan kaca rumah dan menyerang penghuni rumah. 

Perangkat Desa Sambirejo, Zainal yang merupakan bendahara setempat yang kebetulan berada di lokasi membenarkan serangan monyet di rumah salah satu warga desanya tersebut.

"Kebetulan pagi ini kita sudah di lokasi, dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak kecamatan juga telah menghubungi damkar, dan masih menunggu tim dari Damkar," singkatnya.

Sumber: